Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Pembatas Pelayat Pemakaman Habib Ja’far Alkaff, Perbatasan Kudus Dijaga Petugas

MURIANEWS, Kudus – Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengimbau masyarakat dari luar daerah untuk tidak datang dalam prosesi pemakaman jenazah Habib Ja’far bin Muhammad Alkaff. Kecuali kerabat dekat ataupun ulama-ulama yang sudah mendapatkan izin dari keluarga duka.

“Ada imbauan dari keluarga bahwa ada pembatasan untuk mengikuti pemakaman jenazah. Tidak semua orang bisa masuk ke Kudus,” ucapnya, Sabtu (2/1/2020).

Titik-titik lokasi, lanjut Hartopo, sudah dikerahkan personel gabungan untuk menjaga dan memfilter para pelayat yang akan masuk ke Kudus.

“Perbatasan-perbatasan ada penjaga, untuk antisipasi pelayat atau tamu dari luar kota. Kalau bukan dari pihak keluarga, atau seizin dari keluarga kami suruh putar balik, tidak boleh semuanya masuk ke Kudus,” tuturnya.

Senada, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menyatakan sesuai amanah dari pihak keluarga bahwa pemakaman tidak usah dihadiri oleh tamu dari luar kota. Hanya dari pihak keluarga, lantaran saat ini sedang masa pandemi.

“Itu yang kami coba semaksimal mungkin untuk membatasi. Agar tidak jadi kerumunan massa, kami upayakan yang bisa masuk ke rumah duka atau tempat pemakaman hanya keluarga ataupun ulama yang sudah diizinkan oleh pihak keluarga ” jelasnya.

Baca: Personel Gabungan Amankan Pemakaman Habib Ja’far Alkaff di Kudus

Melalui video, Habib Umar Muthohar menjelaskan jika pihak keluarga memang sangat membatasi pihak-pihak yang ingin melayat. Hal ini demi kemanan bersama karena masih dalam masa pandemi.

“Kami mohon pengertiannya agar tidak berkerumun baik saat jenazah datang maupun saat menghantarkan ke makam. Para pelayat kami batasi, bisa melakukan salat ghaib dan tahlil di daerah masing – masing. Alhamdulillah, memberikan Habib Ja’far sedo dalam keadaan tidak ada penyakit,” ungkapnya dalam video.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...