Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

1.419 Warga Grobogan Terpapar Corona Sepanjang Tahun 2020

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan masih muncul pada penghujung tahun 2020, Kamis (31/12/2020). Perkembangan hari ini, ada enam orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan enam kasus baru dalam sehari ini paling sedikit yang terjadi pada bulan Desember ini. Untuk penambahan paling banyak terjadi pada tanggal 3 Desember dengan 49 kasus baru yang muncul dalam sehari.

Khusus pada bulan Desember ini, selalu ada kasus baru setiap harinya dan merupakan penambahan paling banyak sepanjang tahun 2020.

Dengan data hari ini, maka totalnya sudah muncul 649 kasus baru positif corona sepanjang Desember yang tersebar merata di 19 kecamatan.

Paling banyak ada di Kecamatan Purwodadi dengan penambahan 140 kasus baru di bulan Desember ini. Sedangkan penambahan paling sedikit sebanyak tujuh kasus baru yang ada di Kecamatan Karangrayung.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selain enam kasus baru, perkembangan hari ini terdapat 15 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 1.419 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 1.127 orang, dan pasien meninggal 119 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 173 orang.

Dari 1.419 kasus positif Covid-19 sepanjang tahun 2020 ini, paling banyak ada di Kecamatan Purwodadi dengan 299 orang. Sedangkan paling sedikit ada di Kecamatan Kedungjati dengan 23 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.

Endang menambahkan, sebagian kasus baru yang muncul di bulan Desember ini merupakan klaster keluarga. Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...