Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KALEIDOSKOP 2020

Dua Stadion Sepak Bola di Jateng Bersolek Diri Menyambut Piala Dunia U-20

MURIANEWS, Semarang – Gelaran Piala Dunia U-20 yang sedianya digelar di Indonesia pada 20 Mei-12 Juni 2021 memang resmi dibatalkan oleh FIFA. Namun, FIFA tetap menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah untuk Piala Dunia U-20 yang digelar tahun 2023.

Sebelum dibatalkan, Stadion Manahan Solo menjadi satu-satunya stadion di Jawa Tengah yang ditunjuk sebagai venue pertandingan bergengsi tersebut. Namun, keputusan penundaan laga menjadi angin segar daerah lain untuk bisa dilirik kembali jika venue dilakukan pemilihan ulang.

Dilansir dari berbagai sumber, setidaknya ada dua lapangan sepak bola di Jawa Tengah yang bersolek menyambut pagelaran akbar tersebut. Siapa saja mereka?

Stadion Manahan Solo
Stadion Manahan Solo diketahui sudah melakukan renovasi beberapa kali. Namun, renovasi paling besar dilakukan sejak 2018. Di tahun tersebut markas Persis Solo itu bersolek dengan anggaran yang mencapai Rp 301 miliar.

Dana tersebut diketahui dinggarkan dari dana APBN di bawah Kementerian PUPR. Sedangkan kontraktor yang terpilih adalah PT Adhi Karya dengan waktu pengerjaan 407 hari plus masa pemeliharaan 180 hari kalender.

Dengan target tersebut, Stadion kebanggaan Wong Solo itu berhasil rampung di akhir tahun 2019. Kala itu, Stadion Manahan disebut-sebut sebagai miniatur Stadion Gelora Bung Karno (SGBK) Jakarta dengan daya tampung lebih dari 20.000 penonton dengan sistem single seat.

Kerja keras itu pun terbayar. Di tahun 2020, Stadion Manahan berhasil terpilih sebagai salah satu dari enam lapangan penyelenggara Piala Dunia U-20. Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR kembali menggelontorkan dana hingga Rp 78,8 miliar untuk renovasi.

Hanya, anggaran tersebut termasuk renovasi empat lapangan pendukung yang rencananya akan digunakan untuk latihan. Keempat stadion pendukung tersebut adalah Stadion Sriwedari, Lapangan Kottabarat, Lapangan Sriwaru, dan Lapangan Banyuanyar.

Meski saat ini Piala Dunia diundur hingga 2023, namun Pemkab Solo memastikan renovasi tetap jalan.

Stadion Jatidiri Semarang. (Bola.net)

Stadion Jatidiri Semarang

Stadion Jatidiri Semarang saat ini diketahui masih melakukan renovasi untuk bisa tampil ciamik. Sebelum Stadion Manahan Solo ditetapkan sebagai venue Piala Dunia U-20, nama Stadion Jatidiri sudah lebih dulu dieluelukan sebagai lapangan penyelenggara.

Stadion Jatidiri yang merupakan rumah PSIS Semarang sebetulnya sudah menjalani proses renovasi sejak 2017 lalu, ketika PSIS masih berkiprah di Liga 2. Menjelang berakhirnya kompetisi, stadion yang berkapasitas 20 ribu penonton dirombak total menjadi venue yang begitu megah.

Hingga 2020 ini, renovasi ini sudah menelan dana hingga Rp 1,1 triliun. Dana tersebut kesemuanya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

Dengan total anggaran tersebut, Stadion Jatidiri akan bisa menampung penonton hingga 60.000 penonton dan menjadi stadion bertaraf internasional.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...