Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

KALEIDOSKOP 2020

Heboh Pelanggaran Prokes: dari Petamburan hingga Pemeriksaan Gubernur Jabar

MURIANEWS, Jakarta – Kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia setelah empat tahun berada di Arab Saudi menyita perhatian masyarakat. Kepulangan HRS di masa pandemi juga menyebabkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan. Umat muslim yang menyambut kedatangan HRS di Bandara Soekarno Hatta menimbulkan kerumunan.

Berikut sejumlah peristiwa yang mengiringi kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia

(Foto: detik.com)

Kasus Kerumunan HRS, Tujuh Pejabat Dicopot

Acara Maulid Akbar di Petamburan dan hajatan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab berbuntut panjang. Kegiatan yang berlangsung pada 14 dan 15 November 2020 tersebut menyebabkan kerumunan massa, suatu yang dilarang saat masa pandemi seperti ini. Akibatnya, sebanyak tujuh pejabat harus kehilangan jabatannya.

Mengutip dari Kompas.com, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya pada Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Jabatan Heru digantikan oleh Kombes Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Selain Heru, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy diangkat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar. Jabatannya saat ini digantikan oleh AKBP Harun yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Lamongan. Mutasi Heru dan Roland dilakukan bersamaan dengan pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang Sukana dibebastugaskan. Selanjutnya, Sukana dimutasi sebagai penghulu di wilayah Jakarta Pusat. Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Bayu Meghantara sebagai Wali Kota Jakarta Pusat karena dinilai lalai dan abai mematuhi arahan dan instruksi gubernur soal kerumunan orang di massa pandemi Covid-19. Bayu dicopot dari jabatannya terhitung tanggal 24 November 2020. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, kemudian ditunjuk menjadi pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat terhitung sejak 25 November 2020.

(Foto: jakarta.go.id)

Anies Denda HRS, Anies Diperiksa Polda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 9,5 jam di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020) untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat pernikahan putri imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.

Dikutip dari Tribunnews.com, Anies tiba di Polda Selasa pagi pukul 09.43 WIB dan baru keluar dari gedung pemeriksaan pada pukul 19.30 WIB. Anies mengklaim semua pertanyaan dijawab sesuai fakta yang ada.

Dalam pemeriksaan tersebut Anies dicecar 33 pertanyaan oleh penyidik kepolisian. “Alhamdulillah, saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik,” ucap Anies Baswedan setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2020).

(Foto: bandung.go.id)

Buntut Kasus Kerumunan HRS di Megamendung Bogor, Ridwan Kamil Diperiksa Polda Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memenuhi panggilan Polda Jabar untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor. “Sesuai dengan undangan dan sesuai dengan kewajiban sebagai warga negara yang baik, saya hadir di Polda Jabar untuk melengkapi keterangan-keterangan yang dibutuhkan sesuai perkara yang sedang berlangsung,” ucap pria yang akrab disapa Emil di Mapolda Jabar, Rabu (16/12/2020) siang.

Dilansir dari Kompas.com, Emil mengatakan bahwa pemeriksaan tak berlangsung lama, lantaran semua pertanyaan mayoritas sudah ditanyakan saat pemanggilan dirinya di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. “Saya tidak terlalu lama, cuma 1,5 jam, itu karena hari ini hanya melengkapi sekitar 2-3 pertanyaan saja, mayoritas pertanyaan sudah saya jawab selama tujuh jam di Bareskrim di Jakarta,” ucap Emil.

Seperti diketahui, Polda Jabar tengah mendalami kasus kerumunan dalam kegiatan yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq Shihab tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

 

Penulis : Sundoyo Hardi
Editor : Sundoyo Hardi
Sumber : Kompas.com, Tribunnews.com

Comments
Loading...