Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

KALEIDOSKOP 2020

Kasus Lakalantas Tol Berujung Kematian di 2020

MURIANEWS, Semarang – Kecelakaan di jalan tol hingga penghujung tahun 2020 masih sering terjadi dan merenggut banyak korban jiwa. Meski sudah banyak rambu dipasang, namun kelalaian sang pengendara sering jadi penyebab kecelakaan di jalan bebas hambatan tersebut.

Dari catatan MURIANEWS, setidaknya ada tiga kecelakaan mengerikan yang terjadi di jalan tol di Jawa Tengah. Dalam kejadian tersebut, ketiga mobil bahkan terbakar dan tak berbentuk. Apa saja itu?

Kanit Laka Satlantas Polres Sragen Ipda Irwan Marvianto bersama polwan memeriksa kondisi mobil fortuner berpelat G 21 NW yang ringsek di tempat barang bukti Polres Sragen, Selasa (20/10/2020). (Espos/Tri Rahayu)

Mobil Terguling, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Tewas

Kabar duka datang dari DPRD Pekalongan. Wakil Ketua DPRD Pekalongan Nunung Sugiantoro (40) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan tol Solo-Ngawi km 542.300 A, Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 04.45 WIB
Ok
Insiden itu berawal saat mobil Toyota Fortuner berpelat nomor G 21 NW yang dikemudikan sang sopir Syaiful Huda, warga Tunjungsari, Kajen, Pekalongan dengan penumpang Nunung Sugiantoro melaju di tol dari arah Solo ke Ngawi.

Sesampainya di lokasi tepatnya di sebelah barat jembatan penyeberangan orang (JPO) Gondang, Sragen, tiba-tiba mobil itu lepas kendali sehingga menabrak pembatas jalan dari beton di sebelah kiri tol. Akibatnya mobil itupun terguling hingga tak berbentuk.

Akibatnya, Nunung Sugiantoro mengalami luka serius pada bagian kepala, tangan kanan dan leher patah, dan meninggal dunia. Sementara pengemudi mobil mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kini masih dirawat di RSUD Sragen.

Kondisi sedan yang habis terbakar dalam kecelakaan di tol Boyolali, Selasa (8/9/2020) malam. (Istimewa)

Tabrakan Karambol di Ruas Tol Kartasura-Boyolali, Dua Orang Tewas

Kecelakaan Karambol yang melibatkan empat mobil terjadi di jalan tol KM 485 Kartasura-Boyolali, Selasa (8/9/2020) malam. Salah satu sedan mewah Mercedes Benz yang terlibat dalam kecelakaan bahkan ludes terbakar setelah sempat terguling beberapa meter.

Akibatnya, dua orang dinyatakan tewas dan dua orang lainnya mengalami luka berat dan ringan dalam kecelakaan maut tersebut. Korban meninggal diketahui bernama R Deddy Erryanto (46) dan Sonya Windawaty (44). Keduanya warga Jojoran I Blok K Kavling 32, RT 05/13, Kelurahan Mojo, Gubeng, Kota Surabaya.

Sementara berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu melibatkan Honda CRV bernomor polisi L-1225-I, sedan Mercedes Benz B-2626-HS, truk B-9973-ON, dan minibus Toyota HiAce L-7940-UA.

Dugaan sementara, kecelakaan tersebut berawal dari mobil sedan dan CRV melaju dalam kecepatan tinggi. Sesampai di lokasi kejadian, mobil sedan sempat menabrak truk dari belakang.

Karena kecepatan tinggi, sedan tersebut oleng ke kanan dan tertabrak minibus hingga terguling dan akhirnya terbakar.

Sedangkan Honda CRV yang melaju paling belakang menabrak dan masuk ke kolong truk. Sopir dan penumpang mobil CRV mengalami luka parah dan meninggal dunia.

Sementara untuk sopir mobil sedan, Mercedez Bens, B-2626-HS, yang terguling dan terbakar mengalami luka ringan dan berat. Keduanya berhasil keluar sebelum mobilnya terbakar.

Satu unit mobil mengalami kecelakaan dan terbakar di dekat gerbang tol Pungkruk, Sragen, Jumat (18/12/2020). (Istimewa)

Ban Selip, Pengemudi City Car Tewas setelah Menabrak Pembatas Tol

Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Solo-Ngawi, tepatnya KM 527 tak jauh dari pintu gerbang Pungkruk, Sragen, Jumat (18/12/2020). Sebuah mobil Toyota Agya berwarna putih bernopol AB 1866 AJ ludes terbakar setelah menghantam pagar besi yang memisahkan jalur utama menuju Ngawi dan jalur menuju exit tol Pungkruk.

Akibat kejadian itu, sang pengemudi yang diketahui bernama Yanuar Pangestu Adi, (41), warga Dukuh/Desa Tambakromo, RT 001/RW 002, Kecamatan Geneng, Ngawi tewas terpanggang dalam kejadian tersebut.

Sebelumnya, petugas sempat kesusahan untuk mengidentifikasi korban. Selain, meninggal dunia dengan luka bakar hingga 100%, struktur tubuhnya sudah tidak berbentuk karena terpanggang. Kondisi tersebut membuat wajahnya tak lagi bisa dikenali.

Namun, setelah dilakukan penelusuran berbekal pelat nomor kendaraan, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas korban.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafirantoro Sakti menjelaskan kecelakaan tunggal di tol wilayah Sragen itu terjadi sekitar pukul 13.33 WIB. Pada saat itu, hujan gerimis mengguyur sebagian wilayah Sragen, termasuk area jalan tol sekitar pintu gerbang Pungkruk.

Mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Solo. Diduga kuat mobil mengalami selip karena kondisi jalan yang basah karena guyuran hujan. Mobil kemudian hilang keseimbangan, mobil itu kemudian terguling.

Setelah itu, mobil menghantam pagar besi yang memisahkan jalur utama menuju Ngawi dan jalur menuju exit tol Pungkruk. Mobil itu tidak hanya ringsek, tetapi juga terbakar hebat. Kobaran itu menghanguskan mobil hingga tersisa bagian kerangka.

Kebakaran mobil itu mengakibatkan kepulan asap pekat yang membubung tinggi. Korban yang terluka parah tidak bisa menyelamatkan diri hingga akhirnya meninggal dunia dengan kondisi terpanggang.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...