Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KALEIDOSKOP 2020

Aksi Kriminal di Muria: Maling Nekat di Rumah Ibu Kapolres Hingga Dirut PDAM Dijebloskan ke Penjara

MURIANEWS, Kudus – Sepanjang tahun 2020, warga di eks-Karesidenan Pati digegerkan dengan sejumlah aksi kriminalitas. Bahkan pelaku aksi kriminal juga nekat menyatroni rumah ibu seorang kapolres.

Tak hanya itu, seorang guru SMP di Kudus juga menjadi sasaran perampok usai salat subuh. Pelaku menyekap dan menodongkan senjata tajam, sebelum membawa kabur harta benda korban.

Ada juga aksi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kejari Kudus terhadap oknum pegawai PDAM Kudus hingga akhirnya menyeret kepada sang direktur utama.

MURIANEWS telah merangkum sejumlah aksi kriminalitas paling menonjol selama 2020, berikut ulasannya:

 

Polisi melakukan pemeriksaan mobil Toyota Kijang Innova Reborn milik pengusaha Kudus yang sempat digondol perampok. MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Pengusaha di Kudus Dirampok, Kerugian Rp 2 Miliar dan Server CCTV Dibawa Kabur

Aksi kriminal pertama yang cukup mengejutkan adalah perampokan yang terjadi di rumah pengusaha bernama Lim Cahyo Wibowo yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kudus. Perampokan itu dilakukan oleh empat orang pada Kamis (10/7/2020).

Para rampok bersenjata tajam ini juga menyekap penghuni rumah dengan mata dan tangan dilakban. Aksi perampokan itu terjadi antara pukul 21.00-00.15 WIB malam.

Ia mengatakan, saat itu korban, saksi dan pembantu tengah berada di dalam kamar. Kemudian tiba-tiba listrik padam.

Saat korban menghidupkan meteran listrik yang mati, tiba-tiba ada orang bersenjata masuk dan menyekapnya.

Setelah itu pelaku yang diduga ada empat orang yang menggunakan parang (senjata tajam) berhasil mengambil uang tunai, surat berharga, perhiasan dan satu unit mobil Toyota Kijang Innova Reborn. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, pelaku juga membawa kabur server CCTV dan anjing pemilik rumah dibunuh. Aksi tersebut terungkap setelah tim gabungan dari Polda Jateng dan Polres Kudus melakukan pengejaran hingga Jawa Barat.

 

Direktur PDAM Kudus Ayatullah Humaini masuk ke salah satu ruangan di Kejati Jateng. (MURINAEWS/Istimewa)

Dirut PDAM Kudus Tipenjara karena Suap Pengangkatan Pegawai

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu pegawai PDAM Kudus berinisial T pada Kamis (11/6/2020). Sejumlah barang buki pun disita dari pelaku saat operasi tangkap tangan.

Di antaranya uang senilai Rp 65 juta yang diletakkan di jok motor, telepon genggam dan sejumlah buku tabungan. OTT ini terkait kasus suap pengangkatan pegawai.

Kasus ini akhirnya meluas hingga diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, Direktur PDAM Kudus Ayatullah Humaini ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke penjara, Kamis (16/7/2020).

 

Tim Inafis Polres Kudus melakukan Olah TKP di rumah guru yang dirampok. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Guru SMP Dirampok Tetangganya Sendiri

Purwaningsih, seorang guru SMP 2 Gebog, Kudus, menjadi korban perampokan usai salat subah di rumahnya di Desa Karangmalang RT 1 RW 3 Kecamatan Gebog, Kudus, disatroni rampok Rabu (7/10/2020). Korban sempat disekap dan ditodong senjata tajam.

Pelaku membawa kabur sejumlah uang dan perhiasan milik korban senilai Rp 30 juta. Setelah melakukan penyelidikan beberapa waktu, Polres Kudus akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut.

Pelakunya ternyata masih satu desa dengan korban. Pelaku diketahui berinisial SR (41). Aksi perampokan itu terjadi pada Rabu (7/10/2020) lalu. Pelaku ternyata masih satu desa dengan korban.

“Pelaku kami ringkus di rumahnya yang tak jauh dari rumah korban (masih satu desa) pada Kamis (19/11/2020) sekitar pukuk 10.00 WIB,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Jumat (20/11/2020).

Sementara Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David menambahkan, motif pelaku mmelakukan aksi kejahatan tersebut lantaran terhimpit ekonomi. Pelaku mengaku membutuhkan uang untuk biaya pengobatan orang tuanya yang sedang sakit. “Pengakuan pelaku seperti itu. Tapi masih kami dalami.,” ungkapnya.

 

Salah satu pelaku pencurian di rumah ibu Kapolres Bintan di Kudus terekam CCTV. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Rumah Ibu Kapolres Bintan Disatroni Maling, Uang untuk Haji Digondol

Rumah di Desa Gondangmanis, RT 4 RW 8 Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, disatroni kawanan maling pada Minggu (27/9/2020). Rumah tersebut diketahui milik Heni Sugiarti (65) ibu dari Kapolres Bintan, Kepulauan Riau AKBP Bambang Sugihartono.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Adik Kapolres Bintan, yang sekaligus penghuni rumah Erna Andriani (41) mengatakan kejadian tersebut berlangsung saat seluruh penghuni rumah sedang berlibur ke Jepara sejak Sabtu (26/9/2020).

“Dari rekaman CCTV pelaku masuk sekitar pukul 12.45 WIB. Saat kembali ke rumah pada Minggu (27/9/2020) sekitar jam 15.00 WIB, saya melihat kondisi gerbang samping dan pintu samping rumah sudah terbuka dan terdapat bekas congkelan,” katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa (29/9/2020).

Lantas setelah itu, ia segera masuk ke rumah dan mendapati kamar berantakan. Perhiasan emas dan berlian hilang, serta tas yang berisi uang senilai Rp 600 juta juga ikut raib.

“Kira-kira kerugian Rp 1 miliar. Yang dimasuki waktu itu hanya dua kamar saja, dari rekaman CCTV ada empat orang pelaku, namun hanya dua orang pelaku yang masuk ke rumah,” ungkapnya.

Uang yang dibawa kabur para pelaku rencananya akan digunakan untuk berangkat haji. Rencananya ibu kapolres itu akan berangkat haji pada 2023 mendatang bersama anak dan menantunya.

“Yang berangkat haji itu rencananya saya, suami, ibu, kakak dan bersama istrinya,” katanya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman, Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...