Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Di Pati, Perayaan Kembang Api Diganti Salat dan Doa Bersama

MURIANEWS, Pati – Perayaan malam tahun baru 2021 di Kabupaten Pati akan lebih bernuansa religius. Sebab, forum komunikasi pimpinan daerah (firkopimda) sudah sepakat untuk tidak menyalakan pesta kembang api maupun pentas hiburan.

Sebagai gantinya, Forkopimda bersama dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan melakukan salat dan doa bersama di masjid Baitun An-Nur Pati. Disusul kemudian para camat menyelenggarakan acara serupa di kecamatan masing-masing.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, sebagai bentuk syukur, patut sekiranya untuk melakukan salat dan doa bersama menyambut tahun baru 2021. Selain masih masa pandemi, langkah itu sekaligus memohon kepada Allah agar bencara ini diangkat dari bumi nusantara.

“Tidak ada pentas hiburan, penyalaan kembang api juga tidak ada. Ini masih pandemi. Kita cukup berdoa saja sebagai wujud syukur kepada Allah,” ungkapnya.

Terkait hal ini, pihaknya pun sudah mengeluarkan Surat elEdaran (SE) agar semua desa juga turut mengikuti. Sehingga perayaan malam tahun baru cukup dilakukan di rumah saja.

“Nanti yang desa di lakukan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Edarannya sudah ada. Nanti biar ditaati bersama,” tegasnya.

Pembatasan perayaan malam tahun baru 2021 ini mengingat masih tingginya persebaran Covid-19 di Pati. Sekalipun sudah memasuki peringkat 24 se-Jawa Tengah, tetapi Haryanto tidak mau Pati masuk zona merah lagi.

“Namun kita tidak boleh gegabah. Kita tetap berupaya maksimal agar tidak muncul klaster yang baru. Terlebih bahwa pemerintah pusat telah mencegah kedatangan warga negara asing ( WNA) ke Indonesia. Hal ini disebabkan adanya mutasi dari Covid-19,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...