Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PKL Balai Jagong Kudus Tak Boleh Jualan Tiga Hari Mulai Besok

MURIANEWS, Kudus – Pedagang kaki lima (PKL) Balai Jagong, Kudus dilarang berjualan selama tiga hari terhitung mulai Kamis (31/12/2020) besok hingga Sabtu (2/01/2021) mendatang. Ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 saat tahun baru 2021.

Larangan ini tertera dalam Surat Edaran Bupati Kudus Nomor 800/4575/39.00/2020 tanggal 22 Desember 2020 tentang pelaksanaan protokol kesehatan perjalanan orang selama libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Tertera pada surat edaran tersebut bahwa PKL Balai Jagong tidak dapat melakukan aktivitas berjualan seperti biasa.

Di edaran juga tertulis bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Bupati Kudus Nomor 41 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Kasi Pemberdayaan PKL Dinas Perdagangan Kudus R. Paulus Agung membenarkan adanya larangan berjualan PKL Balai Jagong.

“Iya untuk PKL di Balai Jagong tidak boleh berjualan selama tiga hari mulai besok sampai 2 Januari 2020,” katanya kepada MURIANEWS, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya, larangan berjualan saat tahun baru bisa diperpanjang lagi lebih dari tiga hari. Namun, terkait perpanjangan larangan berjualan belum ditentukan.

“Bisa diperpanjang lagi setelah 2 Januari 2021. Namun, untuk saat ini yang jelas dilarang berjualan sampai tanggal dua Januari. Apakah nantinya diperpanjang lagi lihat kondisinya dulu nanti seperti apa,” tandasnya.

Terpisah, Pengurus Balai Jagong Frenki tidak memungkiri bahwa larangan PKL Balai Jagong berjualan berpengaruh bagi penghasilan. Namun, dia hanya bisa bisa mengikuti aturan Pemkab Kudus.

“Jelas terdampak pada penghasilan kami. Tapi ya bagaimana lagi. Kami hanya bisa mengikuti aturan pemerintah. Kita ngikut saja daripada ditutup selamanya malah repot,” ujarnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...