Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KALEIDOSKOP 2020

Deretan Kepala Daerah di Jateng yang Terpapar Covid-19

MURIANEWS, Semarang – Virus Corona atau Covid-19 telah melanda Indonesia sejak Maret 2020. Bardasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per tanggal 29 Desember 2020, jumlah orang yang terpapar mencapai 727.122.

Tak memandang status, virus ini juga menyerang kepala daerah, baik bupati ataupun wali kota. Di Jawa Tengah (Jateng) sendiri, setidaknya ada tiga kepala daerah yang pernah terpapar Covid-19 dengan waktu dan situasi yang berbeda-beda. Siapa saja mereka?

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memantau kesiapan rumah sakit. (Dok Pemkot Semarang)

Hadapi Pilkada, Wali Kota Semarang Malah Terserang Covid-19

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab Hendi terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (1/11/2020). Saat itu, Hendi sedang cuti untuk mengikuti kampanye paslon Pilkada Kota Semarang.

”Iya (positif Covid-19), doakan cepat sembuh ya,” jawab Hendi melalui aplikasi WhatsApp kepada para wartawan, Selasa (3/11/2020).

Sebelum dinyatakan positif, selama kampanye Hendi sempat tiga kali menjalani swab. Dalam tiga kali swab itu, ia dinyatakan negatif.

Hanya saja, karena merasa tak enak badan dalam sepekan terakhir, Hendi akhirnya dirawat di Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang.

Namun, karena kondisinya tak kunjung membaik, ia pun akhirnya dirujuk ke RSUD Kariadi Semarang. Di saat itulah, ia di-swab dan akhirnya terkonfirmasi positif Covid-19. Hendi pun akhirnya harus beristirahat dan dirawat intensif.

Kendati demikian, Hendi yang melawan kotak kosong berhasil sembuh dari Covid-19. Ia pun kembali unjuk gigi di Pilkada Kota Semarang. Berdasarkan hitung cepat KPU, Hendi yang kembali berpasangan Hevearita Gunaryanti Rahayu berhasil meraih 91,4 persen suara.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan istri Teti Rohatiningsih . (Pemkab Cilacap)

Bupati Cilacap Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Rapat dengan BNPB

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dinyatakan positif Covid-19, Sabtu (5/12/2020). Orang nomor satu di Cilacap ini dinyatakan terkonfirmasi sehari setelah menggelar rapat dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.

Dalam keterangan resminya, Bupati Cilacap mengaku mengetahui dirinya terpapar Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan swab

“Pada Hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020, pukul 16.00 WIB, saya mendapat informasi bahwa hasil pemeriksaan laboratorium PCR atas nama saya H. Tatto Suwarto Pamuji Bupati Cilacap dinyatakan POSITIF,” tulis Tatto dalam keterangan resminya.

Tatto menjelaskan, saat dinyatakan positif dirinya mengalami gejala ringan. Kala itu, bupati yang menjabat selama dua periode itu juga menyatakan dirinya telah menjalani isolasi mandiri.

Tatto juga memastikan kondisinya itu tidak membuat jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Cilacap terganggu. “Segala aktivitas kedinasan berjalan seperti biasa, dapat saya pantau dan kendalikan,” tuturnya.

Tatto juga meminta masyarakat atau orang yang menjalin kontak dengannya sejak Rabu (2/12/2020) untuk segera melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap untuk segera menjalani pemeriksaan Covid-19.

Hasilnya, sang istri yang juga anggota DPR Tetty Rohatiningsih, terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan pada Senin (7/12/2020). Keduanya akhirnya dirawat di RSUD setempat. Setelah itu, Senin (21/12/2020) keduanya dinyatakan sembuh.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam video yang diunggah di akun Instagram @dyahhayuningpratiwi, Minggu (13/12/2020). (MURIANEWS/Tangkap Layar)

Menang Pilkada, Bupati Purbalingga Positif Covid-19

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengaku terkonfirmasi virus corona atau Covid-19. Hal ia umumkan melalui sebuah rekaman video yang diunggah di akun Instagram @dyahhayuningpratiwi, Minggu (13/12/2020).

Pengakuan tersebut, sontak membuat jagad maya geger. Apalagi, incumbent yang mencalonkan diri di Pilkada Purbalingga berhasil menang dalam hitung cepat KPU.

Dalam rekaman video tersebut, Tiwi panggilan akrab sang bupati melakukan swab test setelah salah satu staf pribadinya terlebih dahulu terkonfimasi Covid-19.

Meskipun terkonfirmasi positif Covid-19, dia hanya merasakan gejala ringan dan memutuskan untuk melakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah dinas dengan pendampingan tenaga kesehatan.

Kala itu, ia juga meminta warga atau orang-orang yang dalam beberapa hari terakhir melakukan kontak erat dengannya untuk segera melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga.

Selain itu, ia juga meminta orang-orang yang berinteraksi dengannya untuk melakukan swab atau isolasi secara mandiri. Saat ini, Tiwi sudah dinyatakan sembuh dan kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...