Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiga Hari Hanyut di Sungai Lusi, Mayat Perempuan di Grobogan Tersangkut Sampah

MURIANEWS, Grobogan – Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap seorang perempuan bernama Siti Rofiah (50) yang hanyut di Sungai Lusi pada hari ketiga akhirnya membuahkan hasil, Selasa (29/12/2020). Sekitar pukul 11.30 WIB tadi, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan di aliran Sungai Lusi dalam keadaan tersangkut sampah. Lokasi penemuan korban masuk wilayah Dusun Sawit, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari.

Pencarian terhadap warga Dusun Ngracah, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan itu sudah dilakukan sejak Minggu (27/12/2020) siang.

Selain tim dari BPBD Grobogan, pencarian korban juga mendapatkan dukungan dari Basarnas Pos Jepara, Ubaloka, Senkom, MDMC, SAR MTA, Sarda Jateng, TNI, Polri dan relawan lainnya.

”Korban ditemukan kurang lebih 15 kilometer arah barat dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi korban selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga,” kata Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Selasa (29/12/2020) .

Menurutnya, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan itu resmi ditutup. Pihaknya menguucapkan terimakasih atas kerja sama semua pihak sehingga korban bisa ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian itu bermula ketika korban bersama suaminya pergi ke ladang untuk memanen kacang pada Minggu pagi. Ladang mereka ini lokasinya berada di seberang Sungai Lusi.

Baca: Diduga Hanyut di Sungai Lusi, Perempuan di Kalanglundo Grobogan Dicari SAR Gabungan

Sekitar pukul 13.00 WIB, suaminya mengajak korban pulang. Namun, korban memilih pulang dengan cara menyeberangi Sungai Lusi yang pada waktu itu kondisinya tidak begitu dalam.

Sementara suami korban pulang naik sepeda motor melalui jalur memutar sambil membawa hasil panen.

Di tengah perjalanan pulang, suami korban melihat air sungai mendadak sudah meluap. Kemudian, ia kembali ke ladang untuk mengecek keberadaan istrinya. Namun, saat itu, orangnya sudah tidak terlihat lagi di ladang dan diduga hanyut terseret arus sungai Lusi.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak berwenang. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Lusi.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...