Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Libur Saat Pandemi, Kakak Beradik Siswa SD di Kudus Ini Jualan Bolang-baling Bantu Orang Tua

MURIANEWS, Kudus – Kisah inspiratif datang dari Erlangga Zabar Pratama dan Ismail yang berjualan bolang-baling dan cakwe, karena belum ada pembelajaran tatap muka di sekolah. Hasil berjualan bolang-baling dan cakwe itu mereka berikan ke orang tua dan sisanya ditabung.

Ditemui di tempat keduanya berjualan, di Jalan Mayor Kusmanto Kudus yang juga tak jauh dari lapangan Rendeng, keduanya tampak cekatan melayani pembeli. Saat itu jarum jam menunjukkan pukul 06.30 WIB.

Ismail atau yang akrab disapa Mail mengaku sudah biasa berjualan. Bahkan dia tidak kebingungan menghitung uang walaupun saat ini masih duduk di kelas III SD.

“Satunya seribu rupiah. Kalau ada yang beli sepuluh. Bayarnya sepuluh ribu,” katanya, Selasa (29/12/2020).

Ismail dan Erlangga berjualan bolang baling dan odading di Jalan Mayor Kusmanto yang tak jauh dari lapangan Rendeng. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Dia mengaku, tidak terbebani dan merasa senang saat berjualan. “Senang. Bisa bantu orang tua. Saya jualan, bapak ibu yang menggoreng di rumah,” ujarnya.

Dalam sehari, Ismail dan sang kakak, Erlangga mengantongi Rp 300 ribu dari hasil berjualan mulai pukul enam sampai sembilan pagi. Hasil berjualan mereka berikan ke orang tua. Sebagiannya mereka tabung.

“Dapatnya Rp 300 ribu. Saya kasih ke bapak ibu. Terus kami dapat uang jajan masing-masing Rp 6 ribu. Uangnya saya tabung,” terang dia.

Kendati sibuk berjualan, hal itu tidak membuatnya lupa belajar. Usai berjualan mereka langsung menyiapkan diri untuk belajar, meskipun saat ini tengah libur usai tes tengah semester.

Hal yang sama disampaikan oleh sang kakak, Erlangga Zabar Pratama. Dia mengaku senang bisa membantu orang tua.

“Udah sebulan ini jualan bolang-baling. Bapak ibu yang goreng-goreng di rumah. Saya dan adik-adik yang jualan,” jelasnya.

Erlangga sendiri merupakan anak pertama. Anak yang duduk di kelas lima di SD Tahfidzul Quran, Bae, Kudus itu memiliki empat orang adik. Sama seperti Ismail, uang hasil jualan dia berikan ke orang tuanya.

“Uangnya diberikan ke bapak ibu. Nanti di kasih enam ribu buat jajan. Tapi saya tabung uangnya. Setelah jualan lanjut belajar,” ujar Erlangga yang saat ini berusia 11 tahun.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Yayuk mengapresiasi Ismail dan Erlangga.

“Semangatnya bagus dan didikan orang tuanya untuk mandiri juga baik menurut saya,” ujar dia.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...