Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Hanya Kudus, Lima Daerah di Jateng Ini Juga Tutup Total Semua Wisata Saat Libur Tahun Baru

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memutuskan untuk menutup tempat wisata di daerahnya selama libur tahun baru 2021. Tak hanya Kudus, di Jawa Tengah juga ada lima daerah lain yang mengambil kebijakan yang sama.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi menyebut, lima daerah lain itu yakni Rembang, Purworejo, Wonogiri, Jepara dan Demak.

Selain itu, ada dua kabupaten yang melakukan kebijakan pentupan sebagian di tempat wisata. Dua derah ini yakni Klaten dan Pemalang.

Penutupan destinasi wisata itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan kasus Covid-19 dan menimbulkan klaster baru.

“Kami mengapresiasi langkah itu karena ini untuk menjaga timbulnya klaster baru penularan Covid-19 di tempat-tempat wisata,” kata Sinoeng, Senin (28/12/2020).

Sinoeng menerangkan, Kabupaten Demak yang memiliki dua daya tarik wisata, semuanya ditutup. Diikuti Jepara dengan sembilan daya tarik wisata yang ditutup semuanya.

Di Kabupaten Kudus ada 17 tempat wisata ditutup semuanya. Purworejo 27 objek wisata ditutup semuanya, Rembang 10 daya tarik wisata ditutup semuanya dan Wonogiri dari 17 daya tarik wisata ditutup semuanya.

“Pemalang ditutup sebagian yakni dari 19 daya tarik wisata, ditutup tiga. Dan Klaten yang juga ditutup sebagian. Total ada 86 dari 690 daya tarik wisata di Jateng yang ditutup,” jelasnya.

Baca: Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus Juga Ditutup Tiga Hari Saat Tahun Baru

Penutupan itu dilakukan di destinasi wisata yang dikelola pemerintah. Sementara untuk destinasi lain yang tidak ditutup termasuk destinasi yang dikelola swasta, Sinoeng meminta semuanya disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Semuanya harus ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Masyarakat silahkan melaporkan kami jika menemukan ada destinasi wisata yang melanggar protokol kesehatan. Pasti akan kami tindaklanjuti dan dilakukan tindakan tegas berupa penutupan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuat acara keramaian saat libur tahun baru. Masyarakat juga diimbau tetap di rumah saat perayaan pergantian tahun itu.

“Kita semua sudah sepakat, bahwa tahun baru tidak boleh ada perayaan. Semuanya saya minta di rumah, dan kepolisian sudah sepakat akan melakukan tindakan tegas jika masyarakat masih melakukan aktivitas yang menimbulkan keramaian itu,” katanya.

Ganjar juga meminta masyarakat untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan bertahan diri di rumah. Pasalnya, saat ini kasus Covid-19 masih ada peningkatan tinggi.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...