Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seleksi Sejuta Guru P3K, Kemendikbud Persilahkan Daerah Ajukan Kebutuhan Guru

MURIANEWS, Pati – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mempersilahkan kepada masing-masing daerah untuk mengajukan kebutuhan guru. Nantinya, usulan itu akan diikutkan dalam seleksi menjadi guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Disdakmen) pada Kemendikbud RI Jumeri mengatakan, dari data yang diterimanya, sudah ada 700-an ribu guru yang diajukan oleh masing-masing daerah. Tetapi jumlah tersebut belum final.

“Kami tunggu sampai 31 Desember. Karena kuotanya kan 1 juta guru, ini baru masuk 700-an ribu,” ungkapnya saat bertandang ke Bumi Mina Tani, Senin (28/12/2020).

Namun, tidak semua guru honorer bisa mengikuti seleksi P3K ini. Apalagi, Kemendikbud sudah menerapkan tata aturan dan persyaratan yang sudah ditentukan. Salah satunya batasan usia minimal 20 tahun dan maksimal 59 tahun.

Selain itu, guru juga harus sudah terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik), baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta. Kemudian lulusan pendidikan profesi guru yang saat ini tidak mengajar.

“Dalam hal ujian seleksi, tahun 2021 justru akan lebih mudah. Karena setiap peserta dapat mengikuti ujian hingga tida kali apabila tidak lolos ujian pertama dan kedua. Sehingga peluangnya akan lebih besar,” ungkap Jumeri.

Selian itu, guru yang akan mengikuti seleksi P3K ini akan menyediakan materi pembelajaran secara daring. Hal itu untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi dilakukan.

“Karena itu, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi lebih banyak sesuai kebutuhan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...