Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Karang Taruna Baleadi Pati Minta Lokasi Tambang Ditutup

MURIANEWS, Pati – Tambang galian C di desa Baleadi yang longsor dan menewaskan seorang sopir, Kamis (24/12/2020) dapat kecaman warga. Bahkan karang taruna setempat meminta agar tambang itu ditutup.

Ketua Karang Taruna Angkling Darma Desa Baleadi Bambang Riyanto mengatakan, tambang itu sudah beroperasi sejak 2019 lalu. Sekalipun warga sudah menolak, tetapi tambang tetap dilanjutkan.

“Itu operasinya siang-malam. Sangat menganggu warga. Ini malah sudah menelan korban jiwa. Kami minta lokasi tambang itu ditutup,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Bambang menjelaskan, pada saat tambang beroprasi, warga belum pernah diajak sosialisasi terkait upaya pengelolaan lingkungan-upaya pemantauan lingkungan (UKL-UPL). Bahkan pihak kelurahan juga belum diberikan salinan perijinan tambang.

“Izinnya 14,5 hektare. Tapi ketika saya cek, ternyata hanya ada satu transaksi jual beli, itu pun atas nama orang lain, bukan pemilik tanbang yang sesungguhnya,” terang Bambang.

Dia menunjukkan, Izin Usaha Pertambangan (IUP) itu tertulis atas nama Sudir Santoso nomor 543.32/2406 Tahun 2020. Tertera juga operasi peoduksi dikeluarkan pada 3 Maret 2020.

“Tapi tambang beroperasi jauh sebelum izin operasi ini keluar. Ini jelas menggar aturan,” tegasnya.

Dirinya meminta kepada pihak desa untuk mengundang pemilik tambang untuk menyelesaiak permasalahan tersebut. Sebab, lokasi pertambangan itu juga masuk dalam kawasan bentang alam karst (KBAK) Sukolilo.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...