Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Antisipasi Lonjakan Pasien saat Nataru, RSUD Soewondo Pati Dirikan Tenda Darurat

MURIANEWS, Pati – Guna mengantisipasi lonjakan pasien saat libur Natal dan Tahun Baru 2021, RS Soewondo Pati mendirikan tenda darurat. Tenda tersebut didirikan persis di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Dari pantauan di lapangan, tenda tersebut berukuran kurang lebih 15 meter. Rencananya, tenda tersebut akan disediakan sejumlah peralatan medis dan 10 tempat tidur pasien.

Agar tidak terlalu panas, tenda itu pun dilengkapi dengan AC didalamnya. Kemudian ada juga alat pelindung diri (APD). Tenda tersebut didirikan pada Rabu (23/12/2020) kemarin.

Kepada MURIANEWS, Plt Direktur RSUD Soewondo Pati Pirno mengatakan, tenda tersebut memang didirikan untuk antisipasi adanya lonjakan pasien saat libur natal dan tahun baru (nataru). Disamping itu, IGD RS milik Pemkab tersebut saat ini sudah penuh pasien.

“Ini kan masih pandemi, ya. Jadi semua ruangan di RS kami ini sudah penuh. Kalau nanti ada pasien gawat darurat, ya kami periksa di tenda darurat ini,” katanya, Kamis (24/12/2020).

Untuk tim medis, lanjutnya, semuanya sudah siap dari internal RSUD Soewondo sendiri. Pihaknya mengaku untuk saat ini belum ada penambahan tim. Namun apabila situasinya nanti berubah, dalam artian pasien semakin banyak, maka tim medis akan ditambah.

Pirno menambahkan, berkaca pada tahun lalu, memang ada banyak pasien saat perayaan tahun baru. Terutama para pemuda. Ada yang kecelakaan, tawuran, dan lain sebagainya.

“Kalau pasien nanti banyak, sementara IGD penuh, kan kasihan. Karena itu kami lakukan tindakan medis di dalam tenda darurat ini,” ungkapnya.

Kemudian, apabila libur nataru sudah usai, tenda tersebut tidak akan langsung dibubarkan. Tetapi akan difungsikan untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Menurutnya, orang yang positif Covid-19 di Bumi Mina Tani ini cukup tinggi. Khawatirnya, usai perayaan tahun baru yang positif malah bertambah.

“Karena itu, tenda tetap kami gunakan untuk penanganan pasien Covid-19,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Edutir: Supriyadi

Comments
Loading...