Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Duh, 500 Wisatawan Tetap Liburan ke Karimunjawa Besok Pagi

MURIANEWS, Jepara – Kebijakan penutupan objek wisata di Kabupaten Jepara, tampaknya masih simpang siur. Pemkab Jepara, secara resmi menyatakan menutup semua objek wisata pada momen libur Natal dan Tahun Baru.

Namun para pelaku usaha wisata Karimunjawa justru menyatakan, khusus Karimunjawa tidak ada penutupan. Untuk jadwal pelayaran pada Jumat (25/12/2020), bahkan dipastikan ada 500-an wisatawan akan menyeberang ke Karimunjawa.

Ketua Paguyuban Biro Wisata Jepara (PBWJ) Sholahuddin menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan mengenai penutupan objek wisata di Karimunjawa. Sehingga sampai saat ini semua order yang diterima juga masih dilaksanakan sesuai rencana.

“Pemesanan trip wisata ke Karimunjawa tetap dijalankan dengan aturan-aturan protokol kesehatan yang selama ini diterapkan,” katanya.

Dikatakannya, pada Jumat (25/12/2020) akan ada dua trip pelayaran ke Karimunjawa. Sesuai dengan data yang ada, diperkirakan akan ada sekitar 250 orang wisatawan untuk masing-masing trip pelayaran tersebut.

Sehingga secara keseluruhan ada sekitar 500-an wisatawan yang akan menuju Karimunjawa, pada momentum libur Natal ini.

“Karena ada pembatasan jumlah penumpang, sesuai dengan aturan protokol kesehatan, maka setiap kapal yang berangkat hanya bisa mengangkut separuh kapasitas penumpangnya. Jadi ya memang bisa dikatakan jumlah penumpang full jika dihitung berdasarkan aturan protokol kesehatan,” ujar Sholahuddin, Kamis (24/12/2020).

Mengenai penutupan obyek wisata Karimunjawa, Sholahuddin menyatakan pihaknya sampai saat ini belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Jepara. Namun dari pihak perusahaan jasa pelayaran ke Karimunjawa, malah menyampaikan bahwa pelayaran tetap dibuka.

Syarat-syaratnya saja yang mencantumkan adanya hasil Swab Antigen untuk mereka yang datang dari luar Jawa Tengah. Sedangkan yang lainnya, syarat-syaratnya tetap sama.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Moh Ali menyatakan, sesuai dengan hasil keputusan Rapat Koordinasi Penanganan Covid, diputuskan untuk dilakukan penutupan objek wisata di Jepara.

Penutupan tersebut disebutkan berlaku untuk semua objek wisata di Jepara. Sepemahaman dirinya ya termasuk Karimunjawa. Namun jika ada pemahaman bahwa khusus Karimunjawa tidak ditutup, pihaknya menyatakan tidak mengetahuinya.

“Pelayaran ke Karimunjawa memang tetap dibuka untuk kepentingan di luar kegiatan pariwisata. Sepemahaman kami seperti itu. Tapi kalau ada pemahaman lain, ya kami tidak tahu,” ujar Moh Ali.

Satgas Penanganan Covid 19 Jepara sendiri tetap akan memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan pelayaran yang tetap dibuka di Karimunjawa. Dalam hal ini akan tetap dilakukan Rapid Antigen bagi semua yang akan menyeberang ke Karimunjawa. Termasuk para warga Karimunjawa yang akan pulang ke Karimunjawa, setelah melakukan kegiatan dari luar Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...