Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

118 Mahasiswa Unisnu Jepara Diwisuda

MURIANEWS, Jepara – Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, kembali menggelar wisuda sarjana bagi para lulusannya. Sebanyak 118 mahasiswa Unisnu dilepas dalam sebuah acara khusus di Aula Hotel D’season Jepara.

Ketua Panitia Kegiatan ini, Alex Yusron Al Mufti menyatakan ada 118 orang lulusan yang dilepas oleh Uninsnu Jepara. Mereka merupakan lulusan Program Studi Agama Islam (PAI) sebanyak 80 orang dan Program Studi Bahasa Inggris (PBI) sebanyak 38 orang.

Tema besar dalam kegiatan ini adalah ‘Memayu Hayuning Kulawarga, Memayu Hayuning Sesama, Memayu Hayuning Bawana’.

“Secara harafiah tema tersebut dapat diartikan sebagai ‘Berbuatlah baik untuk dirisendiri dan keluarga, sesame manusia, mahluk hidup dan seluruh dunia’. Dari kegiatan ini, diharapkan para lulusan bisa menempatkan dirinya sebagai insane yang berguna dalam kehidupannya,” ujar Alex Yusron Al Mufty, Rabu (23/12/2020).

Sementara itu Dekan Unisnu Jepara Mahalli dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan-pesan kepada para lulusan Unisnu. Pihaknya berharap para lulusan bisa menjadi Sarjana yang memiliki budi pekerti, cendekia dan berakhlakulkarimah.

“Jangan menjadi sarjana yang justru seperti berada menara gading, yang merasa ekslusif dan tinggi hati. Namun diharapkan bisa menjadi sarjana yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Para lulusan Unisnu juga diminta bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Harus bisa memberikan solusi-solusi terhadap persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Terlabih lagi pada masalah-masalah yang berkaitan dengan masalah pendidikan sesuai dengan keilmuannya. Sehingga apa yang dipelajari di perkuliahan bisa diterapkan di dalam kehidupan di masyarakat.

“Kembangkan potensi dan profesionalisme yang dimiliki, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Setelah menjadi sarjana, anda akan masuk ke dalam Living Laboratorium yang tak terbatas oleh waktu dan tempat. Silakan melaksanakan praktikum yang sebenarnya dengan melaksanakan kegiatan di masyarakat sesuai kompetensi masing-masing di bidang pendidikan,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...