Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Zona Merah, Disbudpar Malah Berencana Buka Objek Wisata Jepara saat Libur Nataru

MURIANEWS, Jepara – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, berencana akan membuka sejumlah objek wisata di Jepara, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembukaan obyek wisata tersebut disebutkan akan dilakukan secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa objek wisata yang dikelola Pemkab Jepara seperti Pantai Kartini, Pantai Bandengan, Museum RA Kartini, dan Pantai Benteng Portugis juga akan dibuka pada libur nataru ini.

Plt Kepala Disparta Jepara, Zamroni Liztiaza menyatakan, pembukaan dilakukan secara terbatas. Dalam hal ini aka nada pembatasan jumlah pengunjung dan jam buka di masing-masing obyek wisata.

Zamroni juga menyatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di sejumlah obyek wisata. Selama ini tiap hari Sabtu dan Minggu, simulasi penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan di sejumlah obyek wisata tersebut. Sehingga secara umum, baik pengelola dan pihak-pihak yang terkait di setiap obyak wisata sudah siap dengan rencana pembukaan ini.

“Jadi tidak akan dibuka secara penuh. Pembukaan obyek wisata akan dilaksanakan secara terbatas. Artinya jumlah pengunjung akan dibatasi dan waktu jam bukanya juga akan dibatasi. Penerapan protokol kesehatan jelas. Juga tidak akan ada pertunjukan-pertunjukan untuk moment ini,” ujar Zamroni Liztiaza, Selasa (22/12/2020).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Moh Ali menyatakan, pihaknya baru akan menghadap Bupati Jepara, Rabu (23/12/2020). Bupati Jepara dalam hal ini meminta agar DKK Jepara menyampaikan kajian tehnis dari sisi kesehatan, terkait rencana pembukaan wisata pada liburan kali ini.

Pihaknya akan menyampaikan secara terperinci mengenai kajian terhadap rencana dibukanya obyek wisata, dari sisi bidang kesehatan.

Meski begitu, Moh Ali mengakui ada banyak resiko jika dilakukan pembukaan objek wisata. Saat ini Jepara sudah kembali masuk ke zona merah, setelah sejak Oktober lalu masuk zona oranye. Situasi ini tentu saja memerlukan sebuah kehati-hatian dalam penanganan selanjutnya.

Pihaknya dalam hal ini sudah diminta memberikan kajian-kajian terkait rencana itu dilihat dari bidang kepentingan kesehatan.

“Kami baru akan melakukan rapat dengan bapak bupati besok. Jadi kami sudah dipanggil untuk menyampaikan kajian soal ini. Besok, jika sudah ada hasil rapat kami akan sampaikan bagaimana keputusan yang akan diambil oleh Pemkab Jepara,” ujar Moh Ali, yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...