Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Zona Merah, Jepara Siapkan 100 Swab Antigen Tiap Hari untuk Pelanggar Prokes

MURIANEWS, Jepara – Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, membuat Jepara kembali masuk dalam Zona Merah. Karena itu Pemkab Jepara memberlakukan swab antigen di tempat kepada pelanggar protokol kesehatan (Prokes) selama razia.

Untuk mengantisipasi banyaknya pelanggar, pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabupaten telah  menyiapkan 100 swab antigen gratis tiap hari. Swab ini diharapkan bisa menekan tingginya kasus Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara Moh Ali menyatakan, saat ini total jumlah kasus positif yang muncul sudah mendekati angka 4.000. Pada Senin (21/12/2020) malam, pihaknya memastikan ada tambahan 52 kasus baru. Sebanyak 50 kasus di antaranya melibatkan warga Jepara, dan 2 lainnya merupakan warga dari luar Jepara.

Dengan tambahan kasus yang terjadi, maka saat ini di Jepara secara keseluruhan sudah ada 3.848 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang diketahui. Sebanyak 3.684 kasus di antaranya menimpa warga Kabupaten Jepara.

Kenaikan jumlah kasus ini juga disertai dengan kenaikan jumlah kasus kematian. Pada Senin (21/12/2020), tercatat ada lima kasus kematian yang terjadi.

“Situasinya memang semakin membutuhkan perhatian semua pihak. Beberapa upaya sudah kami lakukan, dan membutuhkan dukungan dari masyarakat. Dukungan penuh dalam penerapan protokol kesehatan akan menjadi kunci dalam upaya menurunkan kasus-kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Moh Ali, Selasa (22/12/2020).

Karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 Jepara menerapkan kebijakan melakukan swab antigen bagi para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring dalam operasi yustisi. Langkah ini diharapkan bisa memberikan kesadaran bagi masyarakat mengenai pentingnya melakukan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, dalam hal ini bahkan menyiapkan 100 alat Tes Swab Anti Gen setiap hari, untuk mendukung program ini.

Kebijakan untuk melakukan swab test antigen bagi para pelanggar protokol Covid-19 diterapkan sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Langkah ini dilakukan karena adanya kecenderungan  masyarakat enggan jika harus melakukan tes swab. Sehingga jika dilakukan dimungkinkan muncul efek jera pada masyarakat untuk tidak lagi melakukan pelanggaran protokol covid.

“Program ini sekaligus sebagai bagian dari kegiatan Swab Screning yang kami lakukan. Diluar itu, kami berpendapat hal ini bisa menimbulkan efek jera bagi masyarakat. Mudah-mudahan saja cara ini bisa memberi dampak,” tambah Moh Ali.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...