Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masih Ada Sekolah dan Orang Tua di Kudus Tolak Imunisasi DT dan Td

MURIANEWS, Kudus – Di Kabupaten Kudus masih ada sekolah dan orang tua siswa yang menolak pelaksanaan program imunasi diphteria tetanus (DT) dan tetanus diphteria (Td). Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menyebut, satu SD swasta di Kecamatan Kota yang tak mau mengikuti program tersebut.

Pengelola Program Imunasisasi DKK Kudus Ali Muhtadi juga menyebut, sejumlah orang tua di beberapa kecamatan di Kudus juga menolak anaknya diimunisasi.

“Masih ada satu sekolahan yang tidak berkenan untuk imunisasi. Saat kami sosialisasi, ada juga beberapa wali murid di sekolahan di wilayah Kecamatan Bae dan Kaliwungu yang menolak untuk diimunisasi DT ataupun Td,” katanya, Sabtu (19/12/2020).

Belum ada keterangan secara pasti mengenai kenapa muncul penolakan imunisasi tersebut. Padahal menurut dia, imunisasi ini sangat penting untuk menjaga anak dari penyakit infeksi seperti difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertusis).

Ia menyebut, program imuniasi itu di Kudus menyasar untuk 13.719 siswa kelas satu SD untuk DT dan imunisasi Td 13.367 siswa kelas dua serta 13.999 siswa kelas lima SD.

“Saat ini program imunisasi sudah selesai, per Jumat (18/20/2020) kemarin. Tiga puskesmas yakni Puskesmas Bae, Puskesmas Kaliwungu, dan Puskesmas Sidorekso belum mengirimkan rekapan data hasil imunisasi,” ucapnya.

Ia merincikan dari data 16 puskesmas yang sudah masuk realisasi imunisasi DT untuk kelas satu mencapai 11.135 siswa. Sedangkan untuk imunisasi Td untuk kelas dua terealisasi sebanyak 11.234 siswa dan untuk kelas lima sebanyak 11.503 siswa.

“Rata-rata dari 16 puskesmas yang sudah masuk itu, semuanya mencapai target. Semaksimal mungkin kami upayakan agar imunisasi bisa mencapai target,” tandasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...