Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Berantas Hama, Petani Jambean Kidul Pati Brajak Tikus

MURIANEWS, Pati – Sejumlah petani di Desa Jambean Kidul, Kecamatam Margorejo melakukan brajak atau gropyokan tikus untuk menekan populasi hama tersebut. Ini dilakukan lantaran tikus menjadi hama yang paling merusak tanaman padi. Apalagi, saat ini usia tanam sudah hampir satu bulan.

Ketua Paguyuban Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Jambean Kidul Kamelan mengatakan, brajak tikus ini memang sengaja dilakukan. Karena selama ini memnag banyak hama tikus yang merusah tanaman warga.

“Ini kami lakukan setiap musim, agar pertanian di wilayah kami tidak melulu diganggu hama tikus. Karena, kalau tidak dilakukan pembrajakan seperti ini, kami khawatir populasinya akan semakin banyak,” ungkapnya, Jumat (18/12/2020).

Menurutnya, brajak tikus ini langkah yang cukup efektif untuk mengusir hama. Apabila dilakukan dengan cara memasang jebakan listrik, justru akan menbahayakan petani sendiri.

Diketahui, kerusakan yang diakibatkan hama tikus cukup luas dan hampir terjadi setiap musim. Tikus menyerang semua stadium tanaman padi, baik vegetatif maupun generatif, sehingga menyebabkan kerugian ekonomis yang berarti.

Pada saat padi dalam fase vegetatif, seekor tikus mempunyai  kemampuan untuk  merusak antara 11-176 batang padi per malam. Sedangkan pada fase generatif (bunting hingga panen) semakin meningkat menjadi 24-246 batang per malam.

Dirinya berharap, dengan adanya brajak tikus ini, para petani bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal. Sehingga secara ekonomi juga mendapatkan keuntungan yang lebih.

“Selain itu agar populasi tikus di areal persawahan semakin berkurang,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...