Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Alasan Ganjar Tunda Sekolah Tatap Muka di Awal Tahun

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah pusat telah mengizinkan pemerintah daerah membuka sekolah dan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021. Namun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengambil sikap lain.

Ganjar memutuskan untuk menunda pembelajaran tatap muka di jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMP. Keputusan itu berlaku untuk semua daerah di Jawa Tengah.

Keputusan Ganjar ini diejawantahkan dalam bentuk surat edaran bernomor 445/0017480. Surat yang ditandatangani tanggal 16 Desember 2020 itu dikirim ke semua bupati/wali kota di Jateng.

Dalam surat edaran itu berisi empat poin. Poin pertama terkait larangan perayaan tahun baru serta selebari kemenangan pilkada. Poin kedua berisi penundaan PTM dari tingkat PAUD, SD, SMP dan pendidikan masyarakat (dikmas).

Poin tiga berisi anjuran untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh dan mengembangkan metode yang inovatif. Serta poin terakhir mendorong penambahan tempat tidur isolasi di rumah sakit.

Ganjar menyebut keputusan ini berdasarkan arahan Menko Marvest dalam rapat evaluasi beberapa waktu lalu. Selain itu, karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum ppasti

Ganjar menegaskan, penundaan PTM ini berlaku untuk seluruh daerah di wilayahnya. Terutama, daerah dengan peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi.

“Kalau kemudian kondisi di daerah itu ternyata peningkatan Covid-nya tinggi ya jangan dulu, engga boleh, tunda semuanya, rak sah kesusu (tak perlu buru-buru),” katanya, Kamis (17/12/2020).

Baca: Ada SE Gubernur, Grobogan Tak Jadi Gelar Sekolah Tatap Muka Pada Januari 2021

Ganjar menyebut, tak menutup kemungkinan PTM bisa digelar jika terjadi penurunan kasus yang cukup besar. Namun ia sanksi jika hal itu bisa terjadi pada Januari 2021.

“Kecuali nanti tiba-tiba terjadi penurunan drastis gitu ya. Di awal-awal bulan, masyarakat taat, vaksin mulai masuk, terjadi penurunan, ya bukan tidak mungkin kita buka. Tapi rasa-rasanya kalau Januari (2021) kok belum,” tandasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...