Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cegah Klaster Corona, Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional di Kudus Digencarkan

MURIANEWS, Kudus – Penerapan protokol kesehatan di di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kudus terus digencarkan. Hal ini untuk mencegah pasar tradisional menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Ketersediaan tempat cuci tangan di 27 pasar di Kabupaten Kudus dinilai sudah maksimal. Sebab, tempat cuci tangan di tiap-tiap pasar dipastikan sudah ada.

Dari pengamatan MURIANEWS, tempat cuci tangan sudah tersedia di beberapa pasar di Kudus. Seperti di halaman parkir dekat area pintu masuk utama Pasar Kliwon terdapat tempat cuci tangan dengan tandon bewarna oranye. Tempat cuci tangan juga terdapat di area parkir Pasar Bitingan.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto memastikan keberadaan tempat cuci tangan di 27 pasar tradisional. Dia tiap-tiap unit tempat cuci tangan yang tersedia disesuaikan dengan besar kecilnya suatu pasar.

“Semakin besar pasar, tempat cuci tangannya semakin banyak. Bergantung luas pasarnya. Dan tempat cuci tangan sebenarnya tidak hanya dari kami, tapi ada yang disediakan oleh pihak lainnya juga,” katanya, Kamis (17/12/2020).

Lebih lanjut, Harys menyampaikan beberapa unit tempat cuci tangan yang tersedia di beberapa pasar di Kota Kretek.

“Untuk Pasar Kliwon lebih dari 12 tempat cuci tangan. Bitingan ada lebih dari sepuluh. Pasar Baru ada delapan lebih. Beda-beda tergantung besaran pasarnya,” ujar dia.

Selain ketersediaan tempat cuci tangan, pihaknya juga melakukan sosialisasi untuk menjaga jarak dan memakai masker.

“Kalau menjaga jarak kami sosialisasi terus. Masker kemarin juga kami bagikan. Sebagian sudah ada yang tertib walaupun masih ada juga yang tidak patuh,” terangnya.

Ketersediaan alat semprot disinfektan di masing-masing pasar juga disediakan. Menurut keterangan Harys untuk pasar besar setidaknya ada dua hingga tiga unit alat semprot disinfektan. Bahkan untuk Pasar Kliwon saat ini sudah memiliki empat alat semprot disinfektan.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kudus juga melakukan pembukaan sebagian pintu pasar. Yakni hanya membuka 11 pintu dari 32 pintu di Pasar Kliwon untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal yang sama juga dilakukan di Pasar Bitingan dengan hanya membuka 7 pintu yang dibuka dari total 21 pintu.

Dia berharap dengan diterapkannya protokol kesehatan dapat mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Harapannya pasar tidak menjadi klaster baru sehingga pedagang bisa terus berjualan. Kasihan juga kalau pedagang tidak bisa berjualan,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...