Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Pekan, Ada 134 Pelanggar Protokol Kesehatan di Grobogan Diswab di Tempat

MURIANEWS, Grobogan – Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan yang dilakukan tim gabungan di Grobogan sepanjang bulan Desember ini berhasil menjaring 833 pelanggar. Dari jumlah ini, sebanyak 134 di antaranya diminta menjalani swab test di tempat.

Sedangkan pelanggar lainnya diberikan teguran lisan hingga menjelani sanksi sosial. Seperti menyapu dan membersihkan sampah, membaca protokol kesehatan, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Jumlah pelanggar protokol kesehatan masih cukup banyak. Indikasinya, pada dua pekan pertama bulan Desember ini sudah ada 833 pelanggar yang kita temukan dalam pelaksanaan operasi yustisi di sejumlah kecamatan. Sasaran utamanya adalah pasar-pasar desa,” kata Kepala Satpol PP Grobogan Nur Nawanta, Selasa (15/12/2020).

Ia menjelaskan, operasi yustisi digencarkan mulai bulan Oktober 2020 lalu. Di mana, sepanjang Oktober ada 664 orang yang melanggar protokol kesehatan. Dari pelanggar sebanyak ini, ada 177 orang yang diminta menjalani swab test.

“Adapun hasil swab test pelanggar bulan Oktober, ada empat orang yang positif terpapar Covid-19,” katanya.

Kemudian, pada November kemarin, pihaknya juga melakukan operasi yustisi di sejumlah kecamatan. Totalnya, ada 2.191 pelanggar protokol kesehatan yang terjaring dalam operasi.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 397 orang diswab di tempat. Hasil yang sudah keluar, ada satu pelanggar yang positif Covid-19. Informasinya, pelanggar yang positif ini orang luar daerah,” ujarnya.

Masih dikatakannya, pelaksanaan swab test dilakukan oleh petugas khusus dari Dinas Kesehatan Grobogan yang dilibatkan secara langsung dalam operasi yustisi. Hanya saja, swab test  belum bisa dilakukan dalam setiap pelaksanaan operasi yustisi dan dikenakan pada semua pelanggar.

“Petugasnya terbatas dan mereka masih harus melakukan swab test rutin terhadap kontak erat dari kasus positif Covid-19 yang muncul. Jadi, pelaksanaan swab test di tempat belum bisa kita lakukan setiap kali operasi dan dikenakan pada semua pelanggar,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam setiap operasi, pihaknya juga membagikan masker pada pelanggar maupun masyarakat sekitar. Sejak Oktober hingga saat ini, totalnya sudah ada 2.878 masker yang dibagikan.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...