Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ibadah Natal Tatap Muka di Kudus Dibatasi, Sebagian Jemaat via Daring 

MURIANEWS, Kudus – Pandemi Covid -19 membuat semua sektor termasuk beribadah dilakukan pembatasan. Begitu juga dengan ibadah Natal nanti yang akan digelar dengan perpaduan antara tatap muka di gereja dan siaran langsung virtual.

Salah satunya seperti di Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Kudus. Pendeta GITJ Kudus Herin Kahadi mengatakan, pelaksanaan ibadah Natal tatap muka nanti dilaksanakan secara terbatas dengan jumlah jemaat maksimal 70 orang.

“Jemaat yang hadir antara 40 hingga 70 jemaat baik di GITJ Jalan Sunan Muria, Tumpang Krasak, atau di Colo nanti sama ada pembatasan. Sisanya, jemaat bisa mengikuti ibadah melalui siaran langsung di rumah masing-masing,” katanya, Selasa (15/12/2020).

Jemaat yang hadirpun, lanjut Herin, harus dipastikan dengan kondisi sehat dan suhu tubuh yang normal. Jemaat yang berusia lebih dari 60 tahun disarankan beribadah secara online, kecuali yang sedang bertugas.

Selain itu, anak Sekolah Minggu dan Tunas Remaja yang berusia kurang dari 12 tahun juga disarankan untuk tidak beribadah tatap muka di gereja. Melainkan bisa mengikuti ibadah online yang difasisitasi oleh Komisi Sekolah Minggu.

“Kami sudah siapkan petugas untuk skrining suhu dan memastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Tempat duduk pun sudah kami tata dengan berjarak. Para jemaat wajib mencuci tangan dan memakai masker. Sebelum dan sesudah digunakan ibadah, tempat juga kami semprot dengan disinfektan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga membuat rekaman video dan audio saat prosesi ibadah berlangsung yang bisa ditayangkan dan diunduh jemaat seusai ibadah berlangsung.

“Kami sudah menerima surat edaran dari Kementerian Agama dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) tentang pelaksanaan ibadah Natal di tengah pandemi. Meski berbeda dengan sebelumnya ibadah Natal ini tidak mengurangi rasa hikmat demi menjaga keselamatan hidup bersama umat,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...