Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Covid-19 Naik, Grobogan Siapkan Hotel Isolasi Mandiri OTG

MURIANEWS, Grobogan – Pemkab Grobogan saat ini tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel di wilayah tersebut untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri terpusat.

Isolasi mandiri di hotel ini hanya dikhususkan bagi orang positif virus corona atau Covid-19 yang tidak memiliki gejala atau OTG.

Keberadaan tempat isolasi mandiri yang terpusat diperlukan menyusul adanya kenaikan jumlah kasus baru positif corona, khususnya pada sepanjang bulan Desember 2020 ini.

Di mana, hingga pekan kedua bulan Desember, sudah ada penambahan 373 kasus baru positif corona yang tersebar di 19 kecamatan.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan hingga Senin (14/12/2020) kemarin, bertambah jadi 1.146 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 692 orang, dan pasien meninggal 109 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit 37 orang dan menjalani isolasi mandiri ada 308 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo mengatakan, sebagian besar kasus baru positif corona yang muncul ini merupakan klaster keluarga.

Menurutnya, banyaknya klaster keluarga yang muncul ini disebabkan beberapa hal. Salah satu penyebab utamanya disebabkan kurangnya kedisplinan pasien ketika mereka melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

“Selain itu, kami juga mendapatkan laporan adanya rumah pasien isolasi mandiri yang kondisinya sempit serta ditempati banyak keluarga. Ada juga yang tempat tinggalnya itu di daerah padat penduduk. Beberapa hal inilah yang kemudian mendorong kami untuk menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat,” kata Slamet.

Untuk penyediaan tempat isolasi mandiri terpusat itu, pihaknya akan bekerja sama dengan hotel yang ada di kota Purwodadi. Rencananya, tempat isolasi itu akan dipakai selama dua pekan dan masih memungkinkan untuk diperpanjang.

“Untuk tempat isolasi mandiri terpusat ini, kami mengusulkan anggaran ke pusat sekitar Rp 1,9 miliar. Saat ini, tempat isolasi mandirinya sudah kita siapkan,” sambungnya.

Ditambahkan, tempat isolasi terpusat itu nantinya akan dipantau dua petugas medis. Selain itu, dari jajaran TNI-Polri, Satpol PP dan PMI juga akan membantu melakukan pemantauan dan pengawasan secara bergilir.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...