Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Masih Pandemi, Puskesmas Jati Kudus Keliling Sosialisasi 3M

MURIANEWS, Kudus – Sosialisasi 3M lewat siaran keliling terus digencarkan oleh Puskesmas Jati. Cara itu sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Jika melihat pada data UPT Puskesmas Jati periode 7-13 Desember 2013, untuk wilayah kerja Puskesmas Jati yang terdiri dari delapan desa, lima di antaranya berisiko sedang. Sedangkan tiga desa lainnya memiliki risiko rendah.

Untuk desa berisiko sedang meliputi desa Ploso, Loram Kulon, Tanjungkarang, Jati Kulon, dan Jati Wetan. Sedangkan untuk tiga desa lainnya yang memiliki risiko rendah terdiri dari Jetis Kapuan, Pasuruhan Kidul, dan Pasuruhan Lor.

“Saat ini kan masih pandemi. Jadi kami edukasi masyarakat terkait Covid-19. Kami galakkan sosialisasi keliling hampir setiap hari mulai pukul delapan sampai sepuluh pagi,” kata Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad, Selasa (15/12/2020).

Lebih lanjut, sosialisasi secara keliling itu bertujuan meningkatkan kesadaran warga agar tetap menaati 3M. “Meliputi menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Intinya supaya warga lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan,” terang dia.

Ditanya soal keefektifan sosialisasi lewat siaran keliling, menurut Ahmad bergantung pada pribadi masing-masing. “Efektif atau tidaknya terkait sosialisasi keliling ini juga tergantung pada orangnya masing-masing,” ujar dia.

Pihaknya mengimbau masyarakat saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan diri serta menghindari keramaian mengingat risiko penularan yang tinggi.

“Jangan lupa pakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Misal warga mau mengadakan kegiatan di masjid juga kami persilahkan asalkan menerakan protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...