Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kecamatan Jati Jadi Penyumbang Tertinggi Kasus Corona di Kudus

MURIANEWS, Kudus – Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menjadi wilayah tertinggi penularan Covid-19 di Kota Kretek. Tercatat, hingga saat ini sudah ada sebanyak 567 temuan kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

Sebanyak 61 pasien pun tercatat sebagai kasus aktif untuk saat ini. Di mana 41 di antaranya tengah menjalani isolasi mandiri. Sedang 20 sisanya, menjalani perawatan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Tingginya kasus pun dibarengi dengan angka kesembuhan pasien juga tergolong besar. Yakni ada sebanyak 453 orang. Namun, angka kematian juga tergolong tinggi, yakni sebanyak 53 kasus.

Camat Jati Andrias Wahyu Adi menyebut, tingginya kasus di wilayahnya adalah karena tingginya mobilitas warganya ke luar kota. Terlebih, Kecamatan Jati jadi gerbang masuk Kota Kretek dari arah Semarang dan sekitarnya.

“Salah satunya mungkin itu, tapi bisa juga karena faktor lainnya,” ucap dia Selasa (15/12/2020).

Selain tingginya mobilitas warga, wilayahnya menjadi daerah dengan dua rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Banyak tenaga kesehatan juga, yang berdomisili ataupun indekos di wilayah Jati.

“Sehingga jika ada yang terpapar, biasanya masuk di Jati,” sambungnya.

Andrias menyebut, pihaknya bersama unsur pimpinan kecamatan sebenarnya tak henti-hentinya menyosialisasikan protokol kesehatan. Razia penegakan prokes juga terus digalakkan.

“Namun memang tiap orang berbeda-beda, ada yang manut ada yang membandel, tapi kami terus menyosialisasikan prokes di wilayah Jati,” tandasnya.

Sementara Kepala Puskesmas Jati Amad Mochamad menambahkan, selain karena mobilitas warga Jati yang tergolong kerap ke luar kota, kepadatan wilayah juga bisa menjadi penyebab cepatnya penularan virus corona tersebut. “Bisa jadi kerapatan wilayahnya juga bisa berpengaruh,” terangnya.

Selain itu, tambah dia, Kecamatan Jati juga jadi wilayah dengan tracing dan jumlah tes swab yang bisa dikatakan paling banyak. “Makanya kasusnya juga banyak, tapi dengan begitu memetakannya jadi lumayan mudah,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...