Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

BLT dari Dana Desa di Kudus Diperpanjang Hingga Tahun Depan

MURIANEWS, Kudus – Penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Kabupaten Kudus direncanakan bakal diperpanjang hingga tahun depan. Hanya, untuk nominal penerimaan dan tahap penyalurannya masih menunggu instruksi dari Kementerian Desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Dian Tamzis mengungkapkan, kepastian tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 13 Tahun 2020.

Di mana isinya, lanjut dia, salah satunya tentang pencegahan dan penanganan Covid-19 dan penyaluran BLT Dana Desa.

“Tapi untuk pastinya belum tahu, nominalnya juga mungkin ada penyesuaian, kita tunggu saja,” kata dia Senin (14/12/2020) siang.

Sementara sampai saat ini, sudah ada sebanyak 50 desa lebih yang tengah berproses menyalurkan BLT DD tahap tujuh hingga sembilan.

“Sedang proses ini, ada yang sudah pencairan tahap sembilan, ada juga yang baru delapan dan tahap tujuh,” ujarnya.

Dian merincikan, per tanggal 11 Desember kemarin,  untuk desa yang telah menyalurkan BLT tahap sembilan sudah ada sebanyak sebelas desa yang mencairkan.

Kemudian untuk pencairan BLT DD tahap delapan, sudah ada sebanyak 34 desa. Sedang yang baru mencairkan BLT DD tahap tujuh ada sebanyak 45 desa.

“Jumlah tersebut hari ini bertambah, karena sudah banyak juga yang akan mencairkan BLT DD tahap sembilan, delapan, maupun tujuh,” tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah penerima bantuan di masing-masing desa, memang berbeda-beda. Tergantung Dana Desa yang dimiliki masing-masing desa.

Untuk Dana Desa di bawah Rp 800 juta per tahun maksimal 25 persen dialokasikan BLT. Sementara Dana Desa Rp 800 juta sampai dengan Rp1,2 miliar maksimal 30 persen. Kemudian jika di atas Rp 1,2 miliar maka alokasi maksimalnya 35 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...