Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

1.718 Hektare Sawah di Lima Kecamatan Kudus Terendam Banjir, Undaan Paling Banyak

MURIANEWS, Kudus – Curah hujan yang tinggi merendam lahan pertanian di lima kecamatan di Kabupaten Kudus. Catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus hingga Kamis (10/12/2020) sudah ada 1.718 hektare lahan yang terendam.

Lahan pertanian di Kecamatan Undaan paling banyak terendam. Tercatat ada 791 hektare lahan pertanian di kecamatan ini yang terendam.

Diikuti Kecamatan Jekulo dengan 529 hektare. Lalu Kecamatan Mejobo 374 hektare, Kecamatan Jati 20 hektare, dan Kecamatan Kaliwungu 4 hektare. Sedangkan sisa empat kecamatan lainnya nihil lantaran merupakan dataran tinggi.

“Undaan paling banyak terendam karena luas pertaniannya paling besar dibandingkan kecamatan lainnya,” Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Arin Nikmah Senin (14/12/2020), Senin (14/12/2020).

Dia menyebut, faktor geografi di Kecamatan Undaan yang berupa cekungan menjadi penyebab lahan pertanian terendam banjir.

“Secara geografis daerah Undaankan berupa cekungan. Seperti Berugenjang, Karangrawa berupa cekungan. Ya hukum alam juga karena saat ini masih hujan,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurutnya lahan pertanian masih berpotensi terendam lebih luas lagi mengingat masih tingginya curah hujan.

“Tapi sebenarnya dua hari ini kan sudah agak mereda ya curah hujannya jika dibandingkan beberapa waktu lalu,” ujar dia.

Ditanya soal kerugian, Arin menyampaikan saat ini belum bisa dikatakan kerugian lantaran wilayah pertanian yang terendam belum ada sepekan.

“Untuk padi dikatakan gagal panen kalau sudah terendam selama lima sampai enam hari. Kalau baru tiga hari belum bisa dikatakan gagal panen. Dan saat ini kami baru mendata yang sudah terendam selama sepekan daerah mana saja,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...