Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

27 Kasus Baru Corona Muncul di Grobogan Hari ini, Sebagian Besar Klaster Keluarga

MURIANEWS, Grobogan – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan, mencatat ada penambahan 27 kasus baru positif Covid-19, Sabtu Sabtu (12/12/2020).

Dengan tambahan ini, totalnya sudah muncul 341 kasus corona baru sepanjang bulan Desember ini. Dari jumlah ini, penambahan paling banyak terjadi pada tanggal 3 Desember dengan 49 kasus baru.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, dari 27 kasus baru yang muncul hari ini, sebagian besar merupakan klaster keluarga. Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” katanya.

Lebih lanjut Endang menjelaskan, untuk 27 kasus baru tersebut tersebar di delapan kecamatan. Penambahan paling banyak ada di Kecamatan Geyer dengan tujuh kasus baru. Berikutnya, Kecamatan Grobogan (3), Purwodadi (4), Godong (4), Toroh (2), Pulokulon (5), Penawangan (1), dan Wirosari (1).

“Dari 27 kasus baru ini, ada sembilan orang yang dirawat di rumah sakit dan 18 orang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Selain kasus baru, perkembangan hari ini ada 11 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kemudian, untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 1.111 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 670 orang, dan pasien meninggal 107 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 334 orang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...