Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kas Daerah Ditutup 20 Desember, Kuota Penerima JPE UMKM Kudus Dipangkas

MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus saat ini masih mengusulkan pencairan Jaring Pengamanan Ekonomi (JPE) untuk pengusaha UMKM. Namun mengingat ditutupnya kas daerah pada 20 Desember 2020 mendatang, kuota penerima JPE bakal dipangkas.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus berencana memberikan bantuan JPE lewat alokasi dana tak terduga APBD 2020 senilai Rp 7 miliar kepada 4.666 UMKM terdampak pandemi corona.

Namun, mengingat rentang waktu penutupan kas daerah yang tersisa sembilan hari lagi, dinas hanya memberikan kuota sebanyak 1.600 saja.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus, Rofiq Fachri mengatakan pihaknya tetap mengusahakan pencairan JPE.

“Untuk kelengkapan administrasi terkait rencana pencairan harus ada SK bupati dan daftar calonnya. Tapi ya karena kas daerah ditutup 20 Desember, yang mendapatkan JPE tidak bisa semua,” katanya, Jumat (11/12/2020).

Lebih lanjut, Rofiq menyampaikan terkait pencairan JPE tersebut apakah bisa terealisasi atau tidak dia belum dapat memastikan.

“Waktunya terbatas jelang penutupan kas daerah. Apakah nyandak atau tidak tetap kami usahakan,” sambungnya.

Rofiq berharap dengan adanya bantuan JPE ini dapat UMKM dapat bangkit kembali. “Harapannya dengan adanya JPE ini usaha UMKM yang terpuruk karena pandemi dapat bangkit kembali,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...