Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tambah 24, Kasus Sembuh Corona di Kudus Kini Capai 2.219 Orang

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien sembuh corona di Kabupaten Kudus bertambah 24 pasien pada Kamis (10/12/2020) malam. Sehingga kini, jumlah pasien sembuh corona di Kudus mencapai 2219 pasien.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, sebagian besar pasien yang sembuh adalah pasien yang menjalani isolasi mandiri.

Namun, ada juga pasien yang telah menjalani perawatan di rumah sakit dan ditambah menjalani isolasi mandiri selama sepekan lebih.

“Mereka telah menyelesaikan perawatannya dan sudah dinyatakan sembuh” ucap Andini, Jumat (11/12/2020) pagi.

Apabila dilihat dari grafik, angka kenaikan pasien sembuh kini tengah mengalami peningkatan. Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat tak abai dengan penerapan protokol kesehatan.

Agar naiknya angka kesembuhan tak dibarengi dengan angka pasien baru.

“Terus kami imbau untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku,” kata dia.

Karena pada Kamis malam sendiri, katanya, masih ada sebanyak 28 pasien baru lagi yang dinyatakan positif corona.

Persebarannya, merata di hampir semua kecamatan di Kudus. Dengan yang paling banyak dari Kecamatan Jati yakni sebanyak enam orang.

“Sementara kecamatan yang kemarin nihil penambahan adalah Kecamatan Jekulo,” rinci Andini.

Andini pun mempertegas jika masyarakat adalah ujung tombak penanganan virus corona ini. Apabila masyarakat tertib akan protokol kesehatan, maka penularan virus corona bisa ditekan seminimal mungkin.

“Yakni dengan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” tegas Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus corona di Kudus kini tembus 2879 orang. Jumlah tersebut terdiri dari, 156 pasien menjalani perawatan dan 195 pasien menjalani isolasi mandiri.

“Kemudian ada 309 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian ada sebanyak 1.030 kontak erat masih dipantau, 153 suspek, dan 59 probable. Dari 153 suspek dalam wilayah sebayak 65 dirawat dan 88 isolasi mandiri. Untuk 59 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...