Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiga Lansia di Grobogan Berhasil Sembuh dari Corona, Kasus Baru Tambah 31

MURIANEWS, Grobogan – Sebanyak tujuh orang di Grobogan dinyatakan sembuh dari virus corona atau Covid-19, Kamis (10/12/2020). Dari tujuh kasus sembuh ini, tiga di antaranya adalah orang lanjut usia (lansia).

Yakni, pria usia 62 tahun dari Kecamatan Purwodadi, perempuan usia 80 tahun dari Kecamatan Pulokulon, dan perempuan usia 68 tahun dari Kecamatan Kedungjati.

Sedangkan empat kasus sembuh lainnya adalah pria usia 42 tahun dari Kecamatan Brati, pria usia 22 dan 34 tahun dari Kecamatan Kedungjati, dan perempuan usia 27 tahun dari Kecamatan Godong.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selain tujuh orang sembuh, perkembangan hari ini ada penambahan 31 kasus baru positif corona. Sedangkan untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 1.064 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 647 orang, dan pasien meninggal 106 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 311 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Endang menjelaskan, dari 31 kasus baru hari ini, sebanyak 14 orang berasal dari Kecamatan Grobogan. Kemudian, dari Kecamatan Godong (7), Purwodadi (5), Gubug (2), Tegowanu (1), Gabus (1), dan Wirosari (1).

“Dari 31 kasus baru hari ini, ada satu orang bayi yang berusia dua hari. Sedangkan 30 kasus lainnya adalah orang dewasa dan orang tua. Untuk 31 kasus baru ini, semuanya menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian kasus baru yang muncul hari ini merupakan klaster keluarga. Untuk itu, pihaknya meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...