Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lomba Durian, 48 Verietas Durian Asli Jepara Diadu Kelezatannya

MURIANEWS, Jepara – Musim durian di Jepara tahun ini terjadi agak mundur dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu, buah durian sudah ‘meluber’ di pasaran pada bulan Desember, maka pada tahun ini, pada bulan yang sama, buah durian masih belum banyak. Namun, mengawali ‘musim durian’ di Jepara, selalu ditandai dengan Lomba Durian.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara kembali menggelar lomba durian verietas asli Jepara. Tahun ini ada 48 verietas durian yang ‘diadu’ kelezatannya, sebagai peserta.

Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan peserta pada lomba yang sama pada tahun 2019 lalu. Peningkatan peserta ini memberi gambaran, bahwa para petani durian di Jepara semakin antusias untuk mengikuti kontes ini.

Kasi Produksi dan Hortikultura di DKPP Jepara, Zumiyarsih menyatakan, tahun ini Lomba Durian tetap digelar kendati harus dilakukan penyesuaian dalam tehnis pelaksanaanya.

Hal ini tidak bisa lepas dari kondisi pandemic covid 19 yang saat ini terjadi. Meski demikian pelaksanaan lomba tetap berjalan dengan lancar, meski tidak disertai kegiatan pendukung lainnya secara bersamaan.

”Kalau tahun lalu, kegiatan Lomba Durian selalu disertai dengan kegiatan lain seperti bazaar dan pameran besar. Tahun ini, karena pandemi covid, kegiatan lomba kami laksanakan secara terbatas. Bahkan pemilik varetas Lomba kali ini juga tidak diundang hadir. Jadi hanya dewan juri saja dan panitia secara terbatas melakukan kegiatan penilaian,” ujara Zumiyarsih, Kamis (10/12/2020).

Sementara itu Kepala DKPP Jepara, Diyar Susanto menyatakan, kegiatan ini diarahkan sebagai upaya mempertahankan palasma nutfah durian unggul Jepara.

Jepara dikenal memiliki buah durian dengan karakter dan ciri khas yang unik. Dari banyak durian ini, yang masuk unggulan harus dilestarikan dan diperbanyak verietasnya, agar tidak punah.

Ketua juri Lomba Durian Jepara, Pratomo menyebutkan, untuk tahun ini dari segi rasa durian yang dilombakan masih belum mencapai cita rasa yang istimewa. Meski tetap menyugguhkan rasa yang tetap nikmat, namun untuk level istimewa belum tercapai.

Dugaanya, hal ini kemungkinan terjadi karena durian pada awal musim ini sedikit kekurangan sinar matahari, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

“Saya kira, nanti untuk bulan-bulan Maret, bisa saja rasa durian yang istimewa khas Jepara bisa terjadi. Kalau dulu Januari-Febuari sudah habis, tahun ini kemungkinan musim durian akan berlangsung hingga maret, karena musimnya mundur kayaknya,” ujar Pratomo.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...