Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ketua Bawaslu RI dan Kapolda Jateng Pantau Pelaksanaan Pilkada di Grobogan

MURIANEWS, Grobogan – Meski hanya diikuti pasangan calon tunggal, namun pelaksanaan Pilkada Grobogan yang dilangsungkan Rabu (9/12/2020) hari ini ternyata mendapat perhatian dari sejumlah pihak.

Indikasinya, Ketua Bawaslu RI Abhan dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi melakukan monitoring pelaksanaan Pilkada di Grobogan.

Saat berada di Grobogan, Ketua Bawaslu RI Abhan sempat melakukan pemantauan di tempat pemungutan suara (TPS) yang bertempat di Balai Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan didampingi Ketua Bawaslu Grobogan Fitria Nita Witanti.

Setelah itu, Abhan mampir di kantor Bawaslu Grobogan sebelum melanjutkan monitoring diRemubang.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi memantau situasi TPS 6 di Lingkungan Keling, Kelurahan Kalongan. (MURIANEWS/Dani Agus)

Menurut Abhan, salah satu hal yang mendapat perhatian adalah kemungkinan adanya kerumunan di TPS. Meski demikian, dari pantuannya tadi, tidak terlihat adanya kerumunan massa di TPS.

“Saat pelaksanaan tidak tampak ada kerumunan massa. Selain kerumunan, pelaksanaan protokol kesehatan juga jadi perhatian,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat berada di Grobogan juga sempat memantau situasi di TPS 6 di lingkungan Keling, Kelurahan Kalongan. Ikut mendampingi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna serta Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan.

Kapolda menegaskan, pihaknya tidak ingin ada klaster baru pada pelaksaaan Pilkada di Jawa Tengah. Untuk mencegah penyebaran klaster baru, Polda Jateng memastikan pelaksanaan prokes di setiap TPS berjalan dengan baik.

Di antaranya, sudah disiapkan alat untuk mengukur suhu serta jadwal pemilih diatur sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan orang.

Untuk daerah rawan, kapolda menjelaskan, ada beberapa daerah rawan bencana di Jawa Tengah. Yakni, empat TPS di satu desa di Kabupaten Klaten serta sembilan TPS di tiga desa dan satu kecamatan di Kabupaten Boyolali yang rawan bencana Gunung Merapi.

“Kami sudah koordinasi dengan BPBD berikut pengawas dan panitia tetap kita jamin hak pilih di desa rawan bencana dan di tempat pengungsian. Sejauh ini, sudah tidak ada masalah semuanya,” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...