Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cerita Pembatik Kudus Bangkit dari Dampak Pandemi

MURIANEWS, Kudus – Pemilik Djanoer Batik Kudus, Sih Karyadi sempat merumahkan tiga dari empat karyawannya saat awal pandemi merebak. Kendati dirinya juga terdampak, dia tetap peduli dengan menyumbang masker batik secara gratis guna mencegah penyebaran virus corona.

Ditemui di kediamannya yang berada di  Desa Gribig RT IV, RW VII, Kecamatan Gebog, Kudus, dia menceritakan pengalamannya saat terdampak pandemi.

“Awal Maret 2020 bisa dibilang UKM batik terpuruk karena pandemi corona. Penjualan batik turun drastis. Karyawan sempat saya rumahkan saat itu. Dari empat karyawan, tinggal satu yang masih saya pekerjakan,” katanya, Rabu (9/12/2020).

Kendati dia juga terdampak pandemi, keinginannya untuk mencegah penyebaran virus corona dilakukannya. Yakni dengan menyumbangkan masker batik gratis sebanyak 500 masker ke Lazisnu Gebog.

“Kami buat masker batik untuk kami donasikan lewat Lazisnu Gebog. Karena kami ingin pandemi cepat selesai dan situasi normal kembali,” sambungnya.

Di era normal baru ini, dia sudah mempekerjakan kembali keempat karyawannya. Kendati belum sepenuhnya berjalan normal Sih Karyadi saat ini terus mencoba untuk melakukan inovasi pada produksi batik cap yang dikelolanya.

Dia berharap pandemi dapat segera berlalu dan situasi normal kembali. “Kami berharap masyarakat bersama-sama mencegah pandemi corona dengan menerapkan protokol kesehatan. Supaya pandemi segera berlalu dan ekonomi kembali menggeliat,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...