Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Kokok Pastikan Istrinya Siap Menang dan Kalah di Pilkada Blora, Calon Lain Menunggu Hasil

MURIANEWS, Blora – Tiga calon Bupati Blora telah menyalurkan hak suaranya masing-masing. Kini mereka tinggal menunggu hasil  pemungutan suara. Ada yang yakin menang, dan ada yang mengaku siap menang ataupun kalah.

Salah satunya Bupati Blora Djoko Nugroho atau yang akrab disapa Kokok. Istri Kokok, Umi Kulsum maju sebagai calon bupati Blora dalam pilkada tahun ini.

Umi Kulsum berpasangan dengan Agus Sugiyanto (UMAT) dan mendapat nomor urut 3. Umi mencoblos pagi tadi dengan didampingi suaminya.

Kokok mengajak seluruh tim pasangan UMAT untuk melihat bersama hasil kerja selama masa kampanye. Kokok juga mengajak seluruh timnya untuk lapang dada dengan hasil. “Itu adalah sikap terbaik dalam sebuah tim,” kata Kokok.

Ia berterima kasih atas kerja timnya selama ini. Baginya, kalah menang tidak ada masalah. “Ini maksud saya biar bisa meredam semua tim saya di seluruh jajaran. Kalah menang bagi kami tidak ada masalah,” ujarnya.

Sementara Calon Bupati Blora nomor urut 1 Dwi Astutiningsing memasang target menang antara 40 sampai 50 persen. Target itu sesuai dengan pengalamannya berpolitik di Kabupaten Blora.

Tuti yang berpasangan dengan Riza Yudha ini mengaku pencalonannya sebagai bupati atas dorongan pendukung akar rumput.”Dari graassroot saya harus maju. Saya sampai mengorbankan sekian banyak. Ya sudah ini saya pasrahkan sama Allah,” kata dia.

Sejauh ini dari beberapa hasil survei yang beredar, pasangan ini memiliki perolehan angka yang paling rendah. Kata Tuti, hasil tersebut tidak bisa jadi patokan. “Masih yakin menang. Semua itu gusti Allah,” katanya

Keyakinan menang juga dirasakan Calon Bupati Blora nomor urut 2 Arief Rohman. Ia pun sangat percaya diri, apalagi sejumlah survei mengunggulkannya.

Ia mencoblos didampingi istrinya di TPS 8 Sendangwungu, Banjarejo, Blora, dengan mengenakan busana yang dinilai sebagai simbol santri.

Arief berangkat dari kediamannya di kompleks Ponpes Annur Seren Sendangwungu sekitar pukul 09.50 WIB. Sebelumnya dia menyempatkan diri untuk sungkem pada kedua ornagtuanya.

“Sebagai seorang santri anak yang berbakti pada orangtua sebelum mengawali kegiatan yang sangat penting ini minta doa restu orangtua,” ujar Arief.

Saat ini ketiga pasangan calon sedang menunggu hasil penghitungan suara, mereka berharap hasil terbaik di pilkada serentak ini.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...