Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

12 Jam Pencarian, Korban Terseret Arus di Sungai Kudus Ditemukan Tak Bernyawa

MURIANEWS, Kudus –  Setelah 12 jam proses pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan pemuda yang terseret arus di Jembatan 7 Sungai Piji, Selasa (8/12/2020). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sekitar jembatan 9 sungai tersebut.

Samiono (49) relawan desa yang membantu pencarian mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, para personel sudah menyisir sebanyak lima kali mulai dari jembatan 7 Sungai Piji hingga Sungai Juwana 2.

Penemuan korban menurutnya tak jauh dari lokasi awal yakni di Jembatan 9 Sungai Piji. Korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman kurang lebih sekitar dua meter.

”Posisinya waktu itu glimbang-glimbung (terbolak-balik) mengikuti arus di dasar sungai. Saat ditemukan korban hanya menggunakan celana pendek,” katanya saat ditemui di Puskesmas Mejobo.

Diceritakannya, korban bisa ditemukan setelah ia mengusulkan untuk mencari menggunakan metode yang disebutnya angon bebek. Yakni personel dikerahkan untuk menyisir secara rapat, sehingga tidak ada celah.

Ini dilakukan lantaran setelah proses penytisiran dilakukan selama beberapa kali dari lokasi terseret hingga beberapa kilometer di aliran sungai.

“Triknya itu kados angon bebek ting kali (seperti angon bebek di sungai). Usulan saya itu disetujui. Setelah itu semua tim berkumpul dan menyisir sungai dengan rapat. Sehingga tidak ada celah dan akhirnya korban pun ditemukan,” jelasnya.

Setelah ditemukan, lanjut Samiono, korban lantas dievakuasi dan dibawa ke Puskemas Mejobo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dokter Puskesmas Mejobo dr Isimyati mengatakan dari hasil pemeriksaan tidak terdapat luka ataupun tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga disimpulkan murni meninggal karena terlalu lama di dalam air.

Baca: Disisir Hingga Tiga Kilometer, Korban Terseret Arus Sungai di Kudus Belum Ketemu

Sementara Kapolsek Mejobo Iptu Cipto menyatakan, saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman. Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain di sungai lataran saat ini cuaca yang sangat tidak kondusif.

“Kondisi cuaca seperti ini sangat rawan jika bermain di sungai, terlebih anak-anak akan sangat berbahaya sekali. Saya harapkan semua masyarakat harus lebih waspada,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda terseret arus Sungai Piji, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus, Selasa (8/12/2020) dini hari.

Korban yang diketahui bernama Taufiq Handi (17) warga Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kudus tersebut hanyut ketika tengah mencari ikan bersama lima orang temannya di Jembatan 7 Sungai Piji.

Bahkan tim SAR gabungan, relawan BPBD, hingga relawan desa berulang kali menyusuri sungai dan mencarinya hingga Sungai Juwana 2.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahmam
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...