Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Waspadai Klaster Keluarga, Dinkes Blora Imbau Warga Terapkan VDJ

MURIANEWS, Blora – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora mewaspadai adanya klaster keluarga dalam penularan virus corona. Jangan sampai ketika ada anggota keluarga yang terinfeksi, justru menular ke anggota keluarga lain.

Oleh karenanya, Plt Kepala Dinkes Blora Henny Indriyanti mengimbau warga menerapkan protokol kesehatan VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) untuk mencegah klaster keluarga.

Ventilasi menurut dia, berkaitan dengan sirkulasi udara. “Risiko penularan virus corona lebih rendah jika ada aliran udara segar,” ujar Henny, Selasa (8/12/2020).

Suhu dingin diyakini berpengaruh terhadap penyebaran wabah ini. Kondisi kering dan dinginnya suhu dapat memudahkan virus menyerang manusia.

Tak cuma itu saja, kondisi lingkungan seperti ini juga bisa membuat virus berkembang dalam waktu yang lebih lama.

Setelah ventilasi, ada pula aspek lainnya yang perlu diperhatikan, yaitu durasi atau “D”. Durasi ini juga menentukan penyebaran virus corona dalam satu lingkungan.

Sebab, semakin lama durasi kita berinteraksi dengan seseorang yang telah terinfeksi atau mengembangkan gejala-gejala Covid-19, maka semakin besar potensi penularan terjadi.

“Oleh sebab itu, kini diwajibkan menggunakan masker, dan cobalah sebisa mungkin untuk mempersingkat waktu ketika melakukan kegiatan di luar rumah,” ujarnya.

Terakhir “J”, alias jarak. Untuk mencegah penularan virus corona, perlu menjaga jarak aman sejauh minimal 1,5 meter dengan orang lain.

Henny mengatakan, upaya lain untuk mencegah penularan Covid-19 meminimalisir berkumpul dengan warga yang lain, misalnya dengan arisan atau kelompok kegiatan masyarakat yang lain.

“Sementara waktu kita hindari dulu liburan keluarga. Kecuali kalau kita bisa melakukannya dengan protokol kesehatan,” katanya

Saat ini, pihaknya bersyukur karena vaksin Covid-19 telah tiba di Tanah Air. Hal itu, katanya, bagian dari upaya serius yang dilakukan oleh otoritas dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

“Kami tunggu tahapan pemberian vaksin selanjutnya dengan tetap melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment) untuk mengurangi risiko-risiko penularan di masyarakat,” pungkasnya.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...