Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Akan Dirobohkan, Pedagang di Matahari Mal Kudus Diminta Segera Kosongkan Bangunan

MURIANEWS, Kudus – Pembongkaran bangunan Matahari Mal Kudus segera dilakukan beberapa bulan ke depan, usai bangunan itu mangkrak setelah terbakar pada 2018 lalu. Para pedagang yang masih tersisa di area bangunan terbakar tersebut pun diminta segera mengosongkan bangunannya.

Pihak Pemkab, memberi jangka waktu paling lambar hingga 13 Desember mendatang.

“Kami sudah informasikan untuk pindah maksimal tanggal 13 Desember,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono, Selasa (8/12/2020).

Sampai saat ini, kata dia, memang masih ada sejumlah pemilik toko yang masih menyimpan dagangannya di sana. Oleh karena itu pihaknya memberi kelonggaran waktu.

“Namun memang tidak bisa sampai berbulan-bulan, karena waktu perobohannya kami serahkan ke pemenang lelang,” jelas dia.

Sementara salah satu karyawan di salah satu optik yang masih bertahan di bangunan Matahari, Sugeng Wahidi mengatakan, pihak optik sepengetahuannya memang telah memohon perpanjangan.

Namun, tidak disetujui oleh Pemkab Kudus. “Suratnya sudah ada, tapi soal mau pindah kapan, kami menunggu dari optik pusat,” kata dia.

Selama membuka optik di bangunan tersebut, Sugeng mengaku kerap melakukan perbaikan apabila ada bagian yang bocor. Yakni dengan menambal bagian-bagian yang rembes dari atas. “Ya memang ada rasa khawati juga,” katanya.

Baca: Rangka Baja Matahari Mal Kudus Laku Rp 2,7 Miliar, Bangunan Segera Dirobohkan

Sementara untuk omzet sendiri, tak jauh beda baik sebelum atau setelah kebakaran. Hanya saja, memang sedikit lesu saat masa pandemi.

Untuk diketahui, , bangunan Matahari dengan luas tanah lima ribu meter kubik dan luas bangunan sebesar 15 ribu meter kubik tersebut laku senilai Rp 2.739.999.999, dari penawaran awal Pemkab yang hanya senilai Rp 512.726.000.

Pemenang lelang diwajibkan untuk membayar uang jaminan pelaksanaan senilai Rp 250 juta. Jumlah tersebut harus dibayar sebelum tanggal 15 Desember 2020 mendatang.

Selain itu, pemenang lelang juga berkewajiban untuk menjamin kebersihan usai perobohan. Sehingga tidak terjadi penumpukan sisa pembongkaran ketika bangunan telah dirobohkan pemenang lelang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...