Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Liga PB Djarum Digelar dengan Format Thomas dan Uber Cup

MURIANEWS, Kudus – Liga PB Djarum edisi kedua digelar sejak Senin (7/12/2020) kemarin di GOR Jati, Kudus dengan format baru. Yakni format resmi Thomas Cup dan Uber Cup.

Pihak PB Djarum ingin atlet terbiasa bermain secara perorangan maupun beregu. Total ada 112 atlet yang bertanding di Liga PB Djarum edisi kedua ini.

Sebelumnya pihak PB Djarum juga pernah menggelar Liga PB Djarum edisi pertama pada 6 Juli 2020 silam, namun belum menggunakan format Thomas Cup dan Uber Cup.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan alasan menggelar Liga PB Djarum edisi kedua dengan format baru.

“Kami ingin atlet-atlet muda terlatih untuk bertanding secara beregu dan perorangan. Maka dari itu ada nomor beregu dan perorangan,” katanya, Selasa (8/12/2020).

Lebih lanjut Yoppy menyampaikan, untuk format beregu dipertandingkan dengan urutan yang resmi sesuai gelaran Thomas Cup dan Uber Cup.”Formatnya tunggal lawan tunggal, terus ganda, tunggal lagi, ganda, terus tunggal,” sambungnya.

Yoppy menambahkan untuk penyelenggaraan beregu akan digelar di tiga hari pertama mulai Senin (7/12/2020) sampai Rabu (9/12/2020) mendatang.  Setelah itu, di hari keempat bakal digelar pertandingan tunggal dengan sistem gugur.

Yoppy berharap dengan adanya gelaran Liga PB Djarum dapat mengisi kekosongan kompetisi akibat pandemi.

Dari hasil klasemen sementara, pertandingan beregu yang berlangsung sejak Senin (7/12/2020) tim Ploso untuk sementara memuncaki klasemen beregu putra grup A diikuti tim Gondangmanis, tim Tanjung, dan tim Jati.

Sedangkan di klasemen beregu putra grup B, tim Krapyak memimpin untuk sementara waktu. Diikuti tim Oasis, Petamburan, dan Kaliputu.

Sementara itu, di grup beregu putri untuk sementara ini dipuncaki oleh tim Bitingan lama. Diikuti tim Kaliyetno di posisi kedua. Sisanya diisi oleh tim Karangbener, tim Colo, tim Kedoya dan tim Kaligelis.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...