Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rekor! Dalam Sepekan, Ada 175 Kasus Baru Positif Corona di Grobogan

MURIANEWS, GroboganLonjakan kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan belum ada tanda-tanda berhenti. Indikasinya, masih ada penambahan kasus baru cukup banyak, Minggu (6/12/2020). Di mana, ada 35 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini.

Dengan penambahan ini, dalam pekan pertama pada bulan Desember ini sudah muncul 175 kasus baru. Rinciannya, tanggal 1 ada 8 kasus, tanggal 2 ada 17 kasus, tanggal 3 kemarin muncul 49 kasus baru yang menjadi rekor terbanyak penambahan kasus baru dalam sehari, tanggal 4 ada 34 kasus dan tanggal 5 kemarin ada 32 kasus yang muncul.

Munculnya 175 kasus baru hanya dalam waktu sepekan ini, disisi lain juga menjadi catatan rekor. Pasalnya, angka ini sudah melebihi penambahan kasus baru yang muncul dalam waktu sebulan.

Sebelumnya, penambahan paling banyak terjadi pada Oktober dengan adanya 169 kasus baru dalam sebulan. Sedangkan pada bulan November kemarin, hanya ada 157 kasus baru.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, selain 35 kasus baru, perkembangan hari ini ada enam orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 ada satu orang.

Dijelaskan, penambahan 35 kasus baru itu berasal dari sebelas kecamatan. Paling banyak dari Kecamatan Toroh ada sembilan orang. Berikutnya, Kecamatan Pulokulon (7), Kedungjati (5), Purwodadi (3), Tawangharjo (3), Grobogan (2), Penawangan (2), Geyer (1), Gubug (1), Klambu (1), dan  Wirosari (1).

Dari 35 kasus baru hari ini, enam orang di antaranya adalah lansia dan tiga orang anak-anak. Sedangkan 26 orang lainnya adalah orang dewasa serta orang tua.

“Dari 35 kasus baru yang muncul hari ini, ada 13 orang yang dirawat di rumah sakit dan 21 orang yang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan satu orang lainnya sudah meninggal beberapa hari lalu di rumah sakit,” jelasnya.

Pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut adalah pria usia 62 tahun dari Kecamatan Tawangharjo. Sebelum meninggal, yang bersangkutan sempat menjalani swab test dan hasilnya baru diketahui hari ini.

Lebih lanjut Endang mengungkapkan, sebagian dari kasus baru yang muncul hari ini merupakan klaster keluarga. Untuk itu, pihaknya meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak. ”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” katanya.

Endang menambahkan, untuk enam orang yang dinyatakan sudah sembuh dari Covid-19 pada hari ini berasal dari empat kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Wirosari dan Pulokulon masing-masing ada dua orang. Berikunya, dari Kecamatan Purwodadi dan Toroh masing-masing ada satu orang.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 945 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 622 orang, dan pasien meninggal 106 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 217 orang.

Terkait kondisi itu, Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...