Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kijang Pendapa Kabupaten Jepara Jadi Tempat Wisata Baru di Kota Ukir

MURIANEWS, Jepara – Kandang kijang di Pendapa Kabupaten Jepara dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Ukir. Setiap sore, ada banyak warga yang datang bersama keluarga untuk melihat keberadaan kijang-kijang ini.

Tidak hanya sekedar melihat, mereka yang datang juga membawa sayuran kangkung, untuk diberikan sebagai makanan pada kijang-kijang tersebut.

Kasubag Rumah Tangga di Bagian Umum Setda Jepara, Anjar JW menyatakan, kijang-kijang yang dipelihara di kandang Pendapa Kabupaten Jepara, merupakan hewan-hewan yang dilindungi undang-undang. Jenisnya memang sudah dinyatakan sebagai hewan langka dan harus dilindungi. Di Kandang Pendapa Kabupaten Jepara, proses penangkarannya berlangsung secara alami.

Dijelaskannya, kijang-kijang ini merupakan hibah dari Pemkab Tulungagung, Jawa Timur pada sekitar tahun 2012 lalu. Saat itu, awalnya hanya empat ekor saja yang dibawa ke Jepara dari Tulungangung. Saat ini setelah sekitar 8 tahunan, dari enpat ekor sudah bertambah menjadi 28 ekor. Jumlahnya yang semakin banyak tentu saja semakin membuat perawatannya semakin memerlukan perhatian.

“Keberadaan kijang-kijang ini juga masih terus mendapatkan pengawasan dari BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam-red). Secara periodic dilakukan pengecekan, baik kesehatan maupun hal-hal lainnya. Terakhir, ada kegiatan penandaan dari kijang-kijang yang ada ini. Sebanyak kurang lebih 13-14 ekor sudah dinyatakan sebagai milik Pemkab Jepara. Ada sertifikatnya juga,” ujar Anjar JW, Sabtu (5/12/2020).

Untuk menyiasati keterbatasan dana, untuk kebutuhan makanan, pihaknya juga sudah memanfaatkan lahan kosong yang ada di lingkungan Pendapa, untuk ditanami kangkung. Sedangkan untuk keperluan pengecekan kesehatan, biasanya dipanggilkan dokter hewan secara berkala. Terakhir, Pemkab Jepara harus meninggikan pagar pembatas, karena sempat ada kijang yang lepas keluar.

“Perbaikan juga dilakukan untuk memberi kenyamanan bagi warga yang datang melihat kawanan kijang ini. Pagarnya kami tinggikan. Kemudian juga bagian kandang dilakukan perbaikan agar kawanan kijang yang ada bisa nyaman,” jelas Anjar JW.

Sementara itu, Hendro, seorang warga Kuwasen mengaku sering datang melihat keberadaan kijang-kijang itu. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kegiatan rekreasi yang murah bagi keluarganya. Anak-anaknya, sangat suka diajak untuk melihat dan memberi makan kijang-kijang itu.

Biasanya pada Sabtu sore, atau Minggu pagi, banyak warga lain yang juga melakukan rekreasi bersama keluarga masing-masing di kandang kijang Pendapa Kabupaten ini.

“Rekreasi murah mas. Kan hanya modal kangkung saja, untuk dikasih makan ke kijangnya. Anak-anak juga senang sekali, karena bisa mengenal dan belajar soal binatang kijang. Biasanya dua minggu sekali kami sekeluarga ke sini,” ujarnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...