Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cegah Krisis Air, Alat Pemanen Air Hujan Dibangun di Sempu Blora

MURIANEWS, Blora – Hampir sebagian besar wilayah di Kabupaten Blora saat musim kemarau menghadapi masalah yang sama, yaitu kekeringan. Salah satu model yang bisa diterapkan untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memanen air hujan.

Sistemnnya yakni dengan menyimpan air hujan saat musim hujan untuk digunakan saat musim kemarau. Hal ini yang dilakukan Pemerintah Desa Sempu, Kecamatan Kunduran Blora bersama Rumah Zakat melalui Komunitas Tadah berkah.

“Budaya menabung dan memanen air hujan pada musim hujan saat ini harus mulai dilakukan. Sehingga, ketika musim kemarau datang, tidak sampai mengalami musibah kekeringan yang parah,” kata Siti Karyani, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, Sabtu (05/12/2020).

Menurutnya, alat-alat yang dibutuhkan untuk menampung air hujan, sangat sederhana. Cukup menggunakan pipa dan tempat penampungan air atau water torrent, bila ingin langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari, atau bisa langsung dialirkan ke sumur resapan.

“Seluruh talang air hujan harus dimanfaatkan untuk menabung air. Supaya tidak ada kotoran yang masuk, kami beri kawat saring terlebih dahulu sebelum air masuk ke pipa. Lalu di atas water torrent juga perlu diberi kain saringan untuk ‘menangkap’ debu, sehingga air yang tersimpan dalam kondisi bersih,” paparnya.

Pemrosesan air hujan dilakukan dengan metode elektrolisa untuk memisahkan sifat asam dan basa pada air.

Hasil pemisahan yang bersifat basa inilah yang digunakan untuk kebutuhan air minum dan bahan obat-obatan. Sedangkan yang asam dijadikan bahan pupuk cair organik.

Sementara itu Lilik Zubaidi, Kepala Desa Sempu mengatakan memanen air hujan ini sebagai salah satu solusi jangka panjang di musim kemarau.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya berencana akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait memanen air hujan. “Negara-negara lain atau daerah-daerah lain sudah melakukan hal ini, dan kita juga harus memulainya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...