Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdagperin Peringatkan IKM Garam di Pati Gunakan Yodium Berstandar Nasional

MURIANEWS, Pati – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati memberi peringatan kepada Industri Kecil Menengah (IKM) garam agar menggunakan bahan yang berstandar nasional. Terutama dalam penambahan yodium agar tidak dicampur dengan bahan yang lain.

Kasi Industri Kimia Agro Hasil Hutan pada Disdagperin Pati Yuli Nuriyani menjelaskan, hal ini penting untuk ditekankan menyusul adanya temuan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM). Selain itu, mutu dan kualitas garam konsumsi yang rendah, akan berdampak pada kesehatan konsumen, dalam hal ini masyarakat.

“Kami sudah peringatkan hal ini kepada pemilik IKM garam. Karena ini penting, menyangkut kesehatan masyarakat juga,” katanya.

Dia menyebutkan, terkadang ada juga pengusaha garam yang mencampur yodium dengan kandungan lain. Tentu agar mereka lebih banyak mendapatkan keuntungan.

“Harga Yodium memang mahal. Tapi jika dihitung perkilo, seharga Rp 700 ribu bisa untuk 15 ton,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap para pelaku IKM garam bisa meningkatkan kesadaran. Terutama pemakaian bahan baku dibawah standar tentu sangat merugikan bagi konsumen.

“Apalagi garam memiliki kandungan logam berat. Oleh karenanya proses pencuciannya harus baik,” tegasnya.

Dia pun mendorong agar setiap IKM garam harus memiliki minilab. Sehingga mutu produk garamnya bisa tetap dipantau, yakni minimal 30 ppm.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...