Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

BUMDes Kudus Dianggap Bisa Jadi Penggerak Roda Ekonomi

MURIANEWS, Kudus – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kudus dianggap bisa menjadi penggerak roda perekonomian dari lingkup terkecil di masyarakat yakni desa.

Namun, program pengembangan kapasitas pengelolaan BUMDes harus disesuaikan dengan kondisi pandemi agar BUMDes siap bangkit kembali tahun depan.

Oleh karena itu, PT Djarum melakukan riset dan pemetaan secara mendalam yang didukung sistem pengawasan capaian SDGs secara sistematis dan terintegrasi. Untuk kemudian dibuatkan progam yang tepat sasaran, sehingga BUMDes bisa berkembang.

“Kami mencatat ada sebanyak 33 BUMDes di Kudus dengan rincian 21 BUMDes yang tidak aktif, 10 BUMDes aktif dengan kategori mendasar, dan dua BUMDes aktif dengan kategori bagus,” ucap Public Affairs Senior Manager PT Djarum Purwono Nugroho, Kamis (3/12/2020).

Bentuknya sendiri, lanjut dia, diimplementasikan dengan menggelar sejumlah pelatihan sejak pertengahan tahun 2019 lalu. Dengan melibatkan sedikitnya 50 desa di Kudus, baik yang telah memiliki BUMDes maupun yang baru akan mendirikan.

Dalam jangka panjang ia berharap melalui program ini, dari 123 desa yang ada di Kabupaten Kudus masing-masing memiliki sedikitnya satu BUMDes yang tumbuh dengan baik dan mendorong perekonomian masyarakatnya.

Hal tersebut pun diapresiasi oleh, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Dalam Webinar Desa Seri Ketiga dengan tema “Menggali Potensi Permodalan BUMDes”, melalui aplikasi Zoom, Iskandar mengapresiasi upaya yang melakukan program pengembangan kapasitas pengelolaan BUMDes di Kudus.

“Ini menjadi penting karena BUMDes merupakan ujung tombak kesejahteraan masyarakat desa,” tuturnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...