Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Klaster Pengajian di Blora, Swab Test Digencarkan Usai 27 Orang Positif Covid-19

MURIANEWS, Blora – Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora menggencarkan tracing dan swab test kepada warga Desa Seso, Kecamatan Jepon, Blora. Ini dilakukan usai ditemukan 27 orang positif Covid-19 dari klaster pengajian di desa tersebut.

Selama dua hari terakhir, swab test dilakukan kepada puluhan warga. Mereka merupakan jemaah pengajian Muslimat yang setiap bulan menggelar pengajian.

Sebanyak 27 orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu dari hasil swab test yang dilakukan pada November 2020 lalu.

“Itu klaster pengajian Muslimat. Ada 27 yang positif. Data dari Puskesmas Jepon. Pada swab pertama tanggal 18 November ada 11 yang positif, terus swab kedua tanggal 25 kemarin ada lagi 16 yang positif,” kata Kades Seso Ngatmin, kepada wartawan.

Mereka yang terkonfirmasi positif diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Sementara kegiatan pengajian rutin juga dihentikan.

Kamis (03/11/2020) hari ini dilakukan swab test kepada 16 warga desa tersebut, setelah sehari sebelumnya juga dilakukan swab kepada 15 warga di desa itu. Proses  swab dilakukan di balai desa setempat.

Dokter Vera Viviana Deo Gracia, selaku  okter ahli Puskesmas Jepon mengatakan, swab test dilakukan pada warga yang kontak langsung dengan pasien positif Covid -19. Dari 25 orang yang diundang hadir hanya 16 warga yang mengikuti swab.

“Iya hari ini kita lakukan swab 16 orang, 15 orang kita lakukan di Balai Desa Seso dan karena yang satu orang mempunyai gejala dan tidak bisa berdiri jadi kita lakukan di rumahnya,” katanya.

Swab test sendiri digelar sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas ber APD lengkap tiba di Balai Desa Seso dan langsung melakukan swab kepada sejumlah warga.

“Untuk kondisi satu pasien yang di rumah bagus, karena pasiennya lansia dan mengaku pegal-pegal enggak bisa berdiri dan enggak ada yang mengantar ke balai desa jadi petugas datang ke rumahnya,” pungkasnya.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...