Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sampai Pekan ke-48, 13.581 Orang di Jepara Diswab

MURIANEWS, Jepara – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jepara sampai pekan ke-48 telah melakukan tes swab terhadap warga masyarakat. Sesuai dengan program Kementerian Kesehatan, masing-masing daerah diwajibkan melakukan swab terhadap 1/1.000 dari jumlah total penduduk.

Terkait hal tersebut, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jepara baru bisa merealisasikan tes swab sebanyak 61,8 persen dari target.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Edy Sujatmiko menyatakan, sesuai dengan program tersebut, Jepara ditargetkan bisa melakukan swab terhadap 14.207 orang warganya. Namun sampai pekan ke-48 pandemi Covid-19, target tersebut baru terealisasi sebanyak 13.581 orang. Target yang ada diharapkan bisa dicapai sampai akhir tahun ini.

“Memang belum sepenuhnya memenuhi target. Namun bukan berarti hal ini menjadi sebuah kelalaian. Sebab angka yang direalisasi termasuk cukup banyak, dibandingkan beberapa daerah lain di Jawa Tengah,” ujar Edy Sujatmiko, Rabu (2/12/2020).

Edy Sujatmiko yang juga Sekda Kabupaten Jepara ini menyebutkan, untuk beberapa kebutuhan penanganan Covid-19, Jepara masih memiliki stok. Di antaranya untuk Alat Pelindung Diri (APD) level 1, dari stok awal sebanyak 33.952 sudah digunakan sebanyak 25.105.

Sehingga sampai pekan ke-48, masih ada sisa APD sebanyak 8.847. Diharapkan sisa stok APD ini masih mencukupi.

Kemudian, Satgas Penanganan Covid 19 Jepara juga masih memiliki stok VTM (swab) sebanyak 5.981. Awalnya stok VTM diketahui ada sebanyak 22.500 buah, dan sudah digunakan sebanyak 16.460. Sedangkan untuk stok RDT (rapid), juga masih ada stok sebanyak 5.699 buah. Sebelumnya, di awal ada stok sebanyak 22.500 dan sudah digunakan sebanyak 16.801.

“Jadi data-data tersebut dihitung sampai pekan ke-48 pada akhir Nopember lalu. Untuk saat ini sudah memasuki bulan Desember, tentu saja sudah ada perubahan-perubahan ya. Namun yang jelas, proses penanganan masih terus berjalan karena memang pandemic belum berakhir,” tambah Edy Sujatmiko.

Sementara itu, sampai Rabu (2/12/2020), kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Jepara bertambah menjadi 2.840. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Moh Ali menyebutkan ada tambahan kasus baru pada Selasa (1/12/2020) malam.

Tambahan kasus baru yang muncul diketahui sebanyak 32 kasus. Dari jumlah total sebanyak 2.840 kasus, sebanyak 2.723 kasus diketahui melibatkan warga Jepara. Sisanya merupakan warga dari luar Jepara.

“Kami masih terus menunggu hasil lab dari sample swab yang sudah kami ambil dalam pekan terakhir lalu. Angka penambahan kasus baru tetap kami prediksi masih bisa terus bertambah. Ada banyak pengembangan kasus yang melahirkan kasus-kasus baru lainnya,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...