Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Empat Terduga Pembunuh Tukang Bubut Ayam di Tigajuru Jepara Ditangkap

MURIANEWS, Jepara – Kasus pembunuhan Diyan Eko Prabowo (29) warga Desa Tigajuru, Mayong, Jepara, akhirnya berhasil diungkap Satreskrim Polres Jepara. Setelah melakukan penyelidikan hampir sepekan, Satreskrim Polres Jepara akhirnya menetapkan empat orang terduga pelaku pembunuhan.

Saat ini keempatnya bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah AS (22), MZ (18), VDA (20) yang merupakan warga Desa Mayong Kidul, Mayong, dan IA (20), warga Desa Ploso, Jati, Kudus.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Djohan Andika menyebutkan pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan AS di Bandara Ahmad Yani Semarang, saat akan mencoba melarikan diri, pada Senin (30/11/2020). Dari pengembangan terhadap tersangka AS ini kemudian memunculkan nama-nama tersangka lainnya.

“Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, akhirnya tiga orang tersangka lainnya, masing-masing MZ, VDA dan IA menyerahkan diri. Mereka diantar oleh orang tua masing-masing. MZ dan IA menyerahkan diri pada Selasa (1/12/2020), sedangkan VDA menyerahkan diri pada Rabu (2/12/2020),” katanya, Rabu (2/12/2020).

Meski bengitu, AKP Djohan Andika menyatakan belum bisa menyampaikan secara detail, terkait kasus ini. Termasuk motif yang melatar-belakangi kejadian ini dan lainnya, masih akan digali dalam proses penyidikan yang sedang dilaksanakan.

“Memang benar sudah ada tersangka dalam kasus ini. Namun kami belum bisa menjelaskan bagaimana motif dan lain sebagainya terkait kasus ini. Kan kami masih dalam proses penyidikan ya. Sementara itu dulu,” ujarnya

Sebelumnya, Diyan Eko Prabowo, yang diketahui merupakan tukang bubut ayam, ditemukan tergeletak bersimbah darah di areal persawahan dekat desanya, Kamis (26/11/2020) malam. Ia ditemukan pertama kali oleh pencari kodok

Warga kemudian mencoba membawanya ke RS PKU Muhamdiyah Mayong. Namun dalam upaya mendapatkan pertolongan gagal karena korban sudah meninggal dunia.

Melihat kondisi korban, pihak Polisi akhirnya memastikan yang bersangkutan merupakan korban penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa seseorang.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...